Perbedaan Kecil Monetisasi dan Berburu Uang Dengan Blog

Selamat Pagi Kawan MM!

Istilah monetisasi dan berburu uang dengan blog umumnya dianggap sebagai sama saja. Keduanya sering dipertukarkan untuk menyampaikan maksud yang sama.

Memang keduanya memiliki tujuan akhir “duit”, tetapi sebenarnya pada konsepnya keduanya berbeda. Tidak terlihat di permukaan dan sering bercampur, namun bisa terlihat juga dari cara “berburu”nya.

Monetisasi :

Kata ini sebenarnya istilah keuangan yaitu proses menukarkan sesuatu menjadi uang. Surat berharga, logam mulia, dan “barang berharga” lainnya diganti dengan uang.

Nah, dalam dunia blogging sendiri, sebuah blog yang sudah tenar dan memiliki banyak pembaca melakukan “monetisasi”, yaitu memanfaatkan ketenaran dan pembacanya untuk ditukar dengan uang.

Jadi, rutenya biasanya, passion – membuat blog – membangun blog – tenar – uang.

Banyak blogger, seperti Trinity, Agus Mulyadi, dan sebagainya memulai sebagai blogger saja. Kemudian, setelah blognya naik daun mereka memanfaatkan kesempatan itu untuk mendapatkan pemasukan.

Mungkin, awalnya mereka tidak pernah terpikir untuk mengejar uang dan sekedar bersenang-senang, tetapi ketika kesempatan itu ada, ya kenapa tidak? Iya kan.

Itulah monetisasi (menurut saya).

Berburu Uang Dengan Blog :

Berbeda dengan monetisasi, para pemburu uang sejak awal bertujuan mengejar uang. Pebisnis.

Cuma, media yang mereka pergunakan adalah “blog”.

Konsep ini memperlakukan blog hanya sebagai alat untuk mengejar tujuan akhir, uang. Tidak beda dengan pengusaha penerbitan koran / buku yang tujuan akhirnya sebenarnya tetap uang, hanya memanfaatkan “buku/koran” yang bisa dipakai untuk penyebaran informasi.

Rute yang mereka lalui : target (uang) – rencana/strategi – blog – jaring pembaca – uang

Blog adalah sekedar unit bisnis dan kerap bukan berdasarkan passion. Pelakunya membuat blog karena melihat disana ada peluang menghasilkan uang. Soal menulis, mau dia suka atau tidak bukan sebuah masalah dan sangat mungkin mereka cukup mempekerjakan orang atau membeli saja.

Istilah buat para pelaku kategori ini beragam, blogpreneur, entrepreneur, internet marketer (yang cuma menjual blog mereka saja), Adsenser (pemakai Adsense) dan sebagainya.

Perbedaan keduanya meski samar kalau diteliti lagi tetap ada.

Yang menggunakan cara monetisasi, mereka mengedepankan passion saat membuat konten. Tulisan/kontennya kerap bersifat personal.

Sementara, kalau yang berburu uang, nada promosi akan terlihat dalam berbagai tulisannya. Cenderung mengedepankan SEO atau mengundang orang lain untuk “melakukan sesuatu”, tergantung dari cara berburu yang dia pakai.

Migrasi antar keduanya sangat mungkin terjadi secara tidak terasa. Yang mulanya sekedar monetisasi tiba-tiba fokus berburu uang, atau sebaliknya, yang mulanya berburu uang, justru mau berfokus pada pada passionnya.

Baca Juga : Tetapkan Dan Luruskan Niatmu

Perpindahan yang paling sering terjadi adalah dari yang memakai sistem monetisasi menjadi pemburu uang full.

Nah, mana jalan yang mau Kawan MM mau pakai?

Yuk Berbagi....

4 thoughts on “Perbedaan Kecil Monetisasi dan Berburu Uang Dengan Blog”

  1. Kalau saya karena awalnya hanya for fun, jadinya mungkin mau ambil jalan monetisasi mas kalau ada kesempatan meski til now masih fokus for fun 😂 sebab dari awal buat blog bukan untuk cari uang dan baru tau kalau ternyata blog bisa menghasilkan uang karena sering baca tulisan mba Rey yang membahas soal demikian 😆

    Tapi kalau sampai monetisasi terus jadi pemburu uang full dari blog sepertinya nggak. Saya nggak ada rencana ke sana karena responsibility-nya besar dan takutnya nanti pekerjaan in real saya terbengkalai dan nggak terpegang 🙈 eniho, saya baru tau lho bedanya dari penjelasan mas Anton di atas. Sebab kebanyakan teman bloggers pakai kata monetisasi untuk bilang kalau mereka mendapatkan pemasukan dari blognya. Jadi saya kira maksudnya sama 😆 thanks for another ilmu baru, mas!

    Reply
    • Nah malah enak begitu Eno.. for fun, enjoy saja.. hahaha Saya juga kan masih banyakan funnya walau punya rencana jangka panjang masih dipergunakan untuk “menantang diri sendiri”

      Biasanya nggak dibedakan dan sering dipertukarkan. Cuma, saya pikir konsepnya berbeda lumayan jauh.

      Reply
  2. Jadi membatin, para pemburu uang gitu apakah bisa disebut blogger? 😀
    Mungkin karena mereka punya blog kali ya 😀

    Kalau saya offkors monetisasi, karena awalnya bermula saya suka nulis, eh ternyata bisa jadi uang, why not, meski jujur makin ke sini, saya kayak dikekang ama syarat ini itu, makanya kemaren saya berpikir mau bikin blog lain buat currrhaaaatttttttttttttt hahahahaha

    Reply

Leave a Comment