Tips Menulis Banyak Artikel Setiap Hari

Tips Menulis Banyak Artikel Setiap Hari

Selamat Malam Kawan MM!

Pernahkah kawan menyadari bahwa salah satu kunci sukses dari sebuah blog adalah bagaimana bloggernya bisa menjadi produktif dalam membuat artikel.

Nama-nama terkenal di dunia blogging dunia seperti Darren Rowse dengan Probloggernya, Pete Cashmore dengan Mashable, Linda Ikeji, dan bahkan Neil Patel, sang pakar internet marketer yang menyarankan untuk lebih banyak promosi, ternyata tetap menelurkan artikel dalam jumlah banyak.

Rata-rata dari mereka menulis banyak artikel setiap harinya. Jangan sebut Linda Ikeji yang selama hampir lima tahun memposting 25-30 artikel sehari, tetapi bahkan Neil Patel punya ribuan posting di dua blognya. Pete Cashmore memproduksi 1-5 tulisan perhari saat memulai sebelum kemudian mempekerjakan tenaga penulis.

Keberhasilan mereka didapat dengan kerja keras dalam mengupdate blognya, bukan sekali dua kali, tetapi berkali-kali.

Itulah yang saya coba tiru. Saya ingin berhasil, meski tidak sebesar mereka, tetapi saya berharap di masa pensiun nanti blog bisa menjadi sumber pendapatan sebagai pengganti uang pensiun (maklum pegawai swasta).

Oleh karena itulah, belajar dari hampir 6 tahun pengalaman sebagai blogger, saya melihat kunci untuk ke arah sana dengan membuat tulisan sebanyak-banyaknya, setiap hari. Saya pilih mengabaikan segala cerita tentang teknik SEO karena sejauh ini, para pakar SEO sekalipun tetap menelurkan tulisan dalam jumlah banyak.

Nah, setelah pindahan dari Blogspot ke WordPress, kawan mungkin menyadari bahwa saya sedang mengusahakan ke arah sana. Tulisan ini adalah yang ke-5 di blog Maniak Menulis hari ini dan karena hari masih sore, saya akan mengusahakan lebih banyak lagi yang diterbitkan hari ini, baik di MM atau di blog lain.

Bisa? Ya bisa. Kemarin saja, meski harus bekerja di kantor, saya tetap bisa menelurkan 8 tulisan. Kalau hari libur biasanya lebih dari 10, kecuali diajak pergi sama kumendan rumah. Yang belakangan itu yang sering membuat produksi artikel terhambat.

Sebenarnya tidak susah. Mungkin berdasarkan pengalaman bisa memberikan beberapa tips seperti di bawah ini.

1) NIAT

Pertama kali saya ngeblog di Blogspot, saya sudah membuat 1-3 tulisan setiap hari. Waktu itu semua karena saya ingin blog “cepat” berkembang.

Saya paksakan diri untuk menulis sebanyak-banyaknya. Tidak mudah, tetapi saya dorong diri terus dan terus.

Pada akhirnya, semua itu menjadi kebiasaan yang terus saya lakukan. Hanya saat awal pandemi saja , produktivitas menurun drastis, tetapi setelah memasuki New Normal, saya kembali seperti dulu.

Jadi, yang pertama harus dipunyai adalah NIAT. Tanpa itu, maka tidak akan ada semangat untuk berkarya lebih dan lebih lagi.

2) KEPEPET

Salah satu kesalahan saya adalah terlalu semangat dan kurang perhitungan. Tidak lama saya membuat banyak blog dan sebagian besar menggunakan TLD (Top Level Domain).

Keteteran. Jelas sulit sekali untuk mengisinya, padahal saya harus terus memberi makan semua blog. Usaha mencari penulis tambahan kurang berhasil selama beberapa tahun terakhir.

Akhirnya saya kepepet dan hanya bisa mengandalkan diri sendiri untuk memberi suplai tulisan bagi semua blog. Memang, sampai hari ini tetap tidak bisa mengisi setiap blog setiap hari, tetapi jumlah tulisan yang saya buat bertambah setiap hari.

Apalagi dorongan itu bertambah sejak memindahkan 6 blog dari Blogspot ke WordPress, dorongan itu bertambah kuat karena saya tidak mau rugi.

Karena terdesak, saya merasa terus terdorong untuk menjadi lebih produktif.

Jadi, kalau mau bisa menulis posting lebih dari satu kali setiap hari, buatlah diri Anda kepepet. Tidak perlu harus membuat banyak blog dulu, tapi secara mental buatlah keadaan memaksa.

Biasanya orang terpaksa, a.k.a. kepepet, akan berjuang bahkan di luar batas kemampuannya untuk mengeluarkan diri dari situasi kepepet tadi.

3) ABAIKAN TEORI ORANG LAIN

Banyak orang memberi saran bahwa menulis yang baik harus begini dan begitu. Kalau kita mengikutinya, berarti kita mengikuti cara orang lain, yang belum tentu sesuai untuk kita.

Hasilnya, saat menulis, kita akan terbata-bata dan tidak nyaman. Saat menulis akan terasa sekali tersendatnya.

Bagaimana bisa menulis dengan cepat kalau sejak awal kita tidak nyaman.

Abaikan berbagai teori penulisan yang pernah Anda baca. Pakai cara Anda sendiri saat menulis.

4) ANGGAP SEMUA IDE PENTING

Untuk bisa menulis dalam jumlah banyak, apalagi setiap hari, butuh ketersediaan ide yang banyak juga. Jangan harap bisa melakukan itu kalau ide tidak ada.

Masalah utama dalam ketersediaan ide adalah kita sering membuang ide yang kita anggap tidak penting. Sering kita memandang sebuah ide remeh dan tidak berharga dan takut terlalu remeh untuk pembaca.

Sikap seperti ini akan membatasi jumlah ide yang tersedia. Ujungnya, terlalu sedikit ide yang bisa ditulis karena sebagian besar sudah dianggap remeh dan bisa dibuang ke tempat sampah.

Jauhi sikap ini. Anggap semua ide penting dan kenyataannya memang begitu. Tidak ada ide yang kecil, yang ada adalah penulis yang payah tidak bisa memanfaatkan ide itu.

Tidak percaya? Coba saja lihat Tom & Jerry. Cuma kisah perseteruan kucing dan tikus saja bisa menjadi terkenal. Ide remeh tapi kalau yang mengelola hebat, hasilnya akan baik juga.

5) MENULIS UNTUK DIRI SENDIRI

Tahu hal yang paling berat dilakukan? Menyenangkan orang lain karena kita tidak bisa membaca hati seseorang.

Nah, sekarang bayangkan juga kalau kita menulis dengan tujuan untuk menyenangkan orang lain. Berapa banyak calon pembaca yang harus kita buat senang? Padahal, kita tidak tahu apa keinginan dan selera mereka.

Menulis dengan tujuan seperti ini seperti menaruh 2 karung di pundak saat mau sprint. Berat banget dan tidak mungkin dilakukan. Anda mungkin bisa kuat mengangkat keduanya, tetapi untuk bisa berjalan saja akan terasa berat.

Jangan berpikir untuk menyenangkan orang lain. Menulislah untuk diri sendiri.

6) TIDAK ADA MANUSIA YANG SEMPURNA

Fakta tak terbantahkan bahwa manusia penuh keterbatasan dan kekurangan. Iya kan?

Lalu, Anda berharap bahwa tulisan yang Anda buat akan sempurna? Lucu dan tidak masuk akal. Berharap kesempurnaan dari makhluk yang tidak sempurna adalah sesuatu yang ironis.

Jangan berpikir bahwa ada tulisan yang sempurna.

Seberapapun Anda berusaha mengedit, memperbaiki, dan memilih kalimat, hasil jadinya adalah karya yang tidak sempurna. Hampir pasti akan ada yang suka dan tidak suka dengan tulisan yang Anda buat.

Jadi, mengapa harus terbebani dengan mengejar kesempurnaan. Jika ada yang tidak suka dengan tulisan kita, maka itu adalah masalah mereka. Bukan kita.

Tekan tombol publish ketika sebuah artikel selesai dikerjakan. Ingat Anda bukan manusia sempurna. Kemudian, beranjaklah untuk menulis yang lain.

7) MANFAATKAN WAKTU SEBAIK MUNGKIN

Banyak situasi dimana kita tidak bisa melakukan apa-apa selain menunggu dan diam, misalkan seperti dalam transportasi publik.

Daripada bengong atau main medsos, cari bacaan yang mungkin bisa dimanfaatkan sebagai bahan tulisan. Catat di ponsel atau di selembar kertas. Jadi ketika saat menulis tiba, kita tidak perlu harus mencari-cari ide dulu.

Ide itu harus sudah tersedia saat mau menulis.

8) ARTIKEL PENDEK MENGHEMAT WAKTU

Anda berniat mengupdate blog dalam jumlah banyak setiap hari, tetapi punya keinginan setiap tulisan harus 3000 kata.

Masuk akal?

Sulit karena untuk memproduksi artikel 3000 kata membutuhkan proses yang lebih panjang dan lebih lama.

Buat artikel pendek-pendek saja, seperti 300-500 kata yang masih mungkin untuk menampilkan ide, menjelaskan kepada pembaca, dan tidak memerlukan waktu proses yang lama.

9) BERLATIH, BERLATIH, DAN BERLATIH

Menulis dan berlari adalah skill, keterampilan yang didapat dan bukan diberi. Tidak bedanya seorang sprinter yang bisa mencapai 100 meter dalam 10 detik. Mereka tidak diberi, tetapi semua adalah hasil latihan.

Jika Anda berharap bisa menulis artikel dalam jumlah banyak setiap hari, tetapi tidak konsisten dalam menulis, ibaratnya seperti mimpi saja. Jangan berharap tiba-tiba Anda bisa menulis 10 tulisan perhari kalau tidak pernah mencoba melakukannya.

Awalnya pasti berat. Mungkin hanya satu tulisan perhari. Tetapi, lakukan terus menerus dengan target yang terus bertambah.

Hari ini satu, besok usahakan buat dua. Ketika sudah bisa membuat 2, besoknya harus tiga. Terus dan terus. Hanya dengan begitu skill kita terasah dan terus berkembang. Tanpa itu, mau ke dukun 100 kali juga tidak akan bisa.

Lakukan, lagi dan lagi.

10) BUAT TARGET

Untuk apa kita menulis banyak setiap hari? Nah, kalau Anda tidak punya target pasti kehilangan arah dan rasa malas akan timbul.

Saya punya target besar bahwa di masa pensiun blog sudah bisa menghasilkan yang cukup untuk hidup sebagai pensiunan. Target kecilnya, awal tahun depan, setidaknya blog MM sudah “agak pulih” dari dampak migrasi, setidaknya 30-40% trafik sudah kembali.

Adanya target itulah yang membuat saya kepepet dan terdesak untuk terus menulis, sebanyak mungkin.

Saya punya tujuan.

Baca juga : Dampak Negatif Migrasi Dari Blogspot ke WordPress : Daftar Broken Link

****

Saya punya tujuan.

Saya kepepet.

Saya harus “berlari cepat”.

Saya tidak boleh membawa “beban berlebih”.

Karena itulah saya bisa menulis banyak dalam sehari. Mungkin kalau tujuan Anda sama , tips-tips di atas bisa dipertimbangkan.

Kalau tidak? Ya tidak apa-apa juga.

Not my problem.

Yuk Berbagi....

14 thoughts on “Tips Menulis Banyak Artikel Setiap Hari”

  1. Berasa kesentil sama poin nomor 4 🤣
    Tapi benar sih kak, sebenarnya ide menulis itu banyak tapi karena ngerasa seperti apa yang dijabarkan di poin nomor 4, alhasil ide hanya jadi ide belaka. Kadang juga sulit untuk memperluas sebuah ide menjadi sebuah tulisan. Kalau udah begini, latihan menulis adalah hal yang dibutuhkan ya.

    Lho, kok aku jadi curhat sendiri dan jawab sendiri 🤣

    Intinya, terima kasih untuk tips-tipsnya! Satu kata-kata kak Anton yang selalu aku ingat ada di point nomor 6. Yang selalu teringat sebelum aku publish tulisanku, supaya aku lebih pede juga dengan apa yang udah aku tulis 😁

    Reply
    • Iyah Lia.. kadang kita membebani diri terlalu banyak, sampai akhirnya nggak bisa jalan sama sekali.

      Kalau beban-beban itu dilepas, justru kita bisa bergerak maju dan berkembang..

      Hayoo semangat

      Reply
  2. Wih poin-poin yang bagus mas 😆 salah satu poin yang lumayan membangunkan saya adalah soal merasa tulisan receh which is sometimes saya masih berpikir demikian entah kenapa. Makanya draft saya bisa hampir 300-an karena kebanyakan kawatir kalau tulisan saya terlalu asal 🤣

    However, semenjak baca komentar mas Anton soal nggak ada tulisan receh dan nggak seharusnya berpikir kalau tulisan kita receh, saya akhirnya mulai out dari zona tersebut dan publish tulisan yang saya takut publish sebelumnya 😆 dan ternyata ketakutan saya memang nggak berdasar, karena yang suka bacanya tetap ada 😂 hahahaha. I thank you for that, mas ~

    Reply
    • Kayaknya nambah yah yang di draftnya.. wkwkwkwkwkw

      Iya Eno, saya pikir kita membelenggu diri sendiri dengan beban “ketakutan” dan “keinginan menyenangkan orang”. Akhirnya kayak mobil rem tangan dipasang terus.

      Tidak terbukti kan? Bahkan sekarang semua selalu nunggu Eno nerbitin artikel baru, termasuk saya..

      Reply
  3. Hola Mas Anton, wah udah lama nggak main ke sini ternyata lagi proses migrasi ya blognya. Terus saya juga melongo karena banyak tulisan yang di-publish di tanggal yang sama 😂

    Kalo buat saya sendiri, sehari menelurkan beberapa tulisan masih nggak mungkin rasanya. Tapii bisa menghasilkan 7-8 tulisan dalam sebulan udah pencapaian besar, karena sebelumnya nggak pernah seperti ini. Penyebabnya apalagi kalo bukan terpacu dengan semangat menulis dari teman-teman sekalian. Dan juga keinginan untuk memacu diri sendiri bisa menulis lebih banyak lebih baik lagi.

    Saya keliling blog Mas Anton lagi ya habis ini, mau nengok tips lainnya, siapa tau bisa dipraktikkan hahaha

    Reply
    • Dipilih dipilih dipilih.. hahahaha

      Jangan melongo atuh Jane, saya sih percaya Jane juga bisa, cuma belum ketemu klik-nya saja.

      Saya pikir pertemanan memang membantu banget dalam mendorong diri terus…

      Hayoo semangat Jane…

      Reply
  4. Beberapa hari lalu padahal saya pengen banget request tentang artikel ini dan sekarang kaget banget ternyata apa yang ingin saya request sudah dibuat.. Wah keren banget kang..

    Soalnya setiap berkunjung ke blog milik kang Anton “MM, US dll”. Selalu muncul perasaan kagum dan heran secara bersamaan, kagum karena bisa ngelola blog banyak dan heran bagaimana bisa seorang diri???

    Btw, maaf sebelumnya kang, kalau boleh saya minta saran kang; selain blog personal yang saya punya sebenarnya saat ini saya rencana mau ngelola 2 blog, satunya tentang tekno dan satunya super duper gado-gado wkwk.. Jujur niat ada tapi no action jdinya bingung apakah, tetap lanjut dengan dua blog itu dengan “melihat contoh pada artikel ini” supaya makin rajin nulis atau digabung semuanya dalam 1 blog????

    Reply
    • Hahahaha.. Kalau mau request kasih tahu aja Kang, nanti saya coba buatkan sisi pandang saya.

      Sebenarnya tidak usah dikagumi Kang karena saya masih pontang panting ngurus segitu banyak blog. Cuma semangat saya saja yang masih tinggi jadi nggak mau nyerah. Padahal mah ruwet banget.

      Soal saran sih, saya pikir jangan digabung. Tetap saja jalankan kedua blog itu secara terpisah. Yang tekno tetap tekno, yang gado-gado tetap gado-gado. Soalnya kalau digabung malah nanti susah kalau dipecah. US itu memang sejak awal diniatkan sebagai gado-gado gudang ide saya, jadi susah dipecah. Makanya saya buat lagi yang bertema khusus. Justru saya dari gado-gado memecah menjadi fokus.

      Tetap jalani dua-duanya Kang, biar kalau bosan yang satu, bisa pindah ke yang lain. Kalau memang berat, jalani satu dulu. Bisa juga buat dua duanya, fokus ke yang satu, dan satu lagi tetap pertahankan hidup saja . Misal yang satu diisi tiap hari, yang satu seminggu sekali isinya.

      Jangan 1 blog Kang.. malah ruwet sebenarnya kalau dijadikan satu

      Reply
      • Terima kasih banyak kang, jadi makin yakin untuk tetap ngejalanin keduanya. Paragraf ke-2 terakhir mencerahkan banget.. Makin mantap dan fokus untuk ngelola blog! Makasih kang Anton, akhirnya konsep yg tdi masih 75% bisa fix 100%.

  5. Saya dulu sering banget baca-baca di blognya Linda Ikeji. Mulai dari yang masih blogspot sampai seperti apa sekarang. Yang saya salut, dia menjadi salah satu dari mungkin sekian banyak blogger yang sukses dengan strategi yang saya yakini sebagai “Quantity Over Quality.”

    Terserah mau kualitasnya seperti apa, yang penting dia mau posting itu. Dan tentu saja, DALAM JUMLAH YANG SANGAT BANYAK.

    Bahkan dalam sehari, saya gak bisa mengikuti/membaca semua postingannya karena bisa sampai ratusan. Jumlah postingan ribuan selama 1 minggu bukan lagi hal yang luar biasa. Sudah terlalu sering seperti itu.

    Sampai-sampai saya menemukan bahwa seringkali dan dalam jumlah yang cukup banyak, panjang kata yang digunakan di judul lebih banyak dari isi postingannya itu sendiri.

    Dulu, seringkali banyak banget postingannya tentang dunia seleb yang gambarnya hasil comot dari akun sosial media entah sosmed si seleb atau dari tempat lain. Alih-alih menggunakan fitur “embed” misalnya, dia malah screenshot sendiri lalu upload ke blognya. Postingan yang berisi satu atau beberapa foto juga sering saya temukan tanpa ada deskripsi sama sekali. Bahkan tanpa teks melainkan hanya di bagian judul saja.

    Pokoknya postingannya banyak. Mau berkualitas atau tidak, biarkan pengunjung yang menjadi jurinya.

    All I want to say is simple. Semoga blognya Pak Anton juga bisa se-sukses itu nantinya atau bahkan lebih lagi karena aktivitas ngeblognya gak terkejar dibandingkan saya yang malas.

    Reply
    • Nah bener banget tuh mas.. saya juga keteteran kalau mengikuti cara update dia. Nggak akan selesai-selesai dan setiap hari mantengin aja tuh blog (mungkin itu yang diharapkan si Linda)

      Jelas banget konsepnya seperti itu dan “berhasil”.

      Hahahaha penemuan yang sama mas. Apalagi yang tulisan-tulisan dulu, banyak judul lebih banyak kata daripada isinya. Soal masalah embed, iya makanya dulu kalau ga salah pernah dibanned Google cuma kemudian dikembalikan. Sekarang kalau merhatiin sih kayaknya dia masih di Google, cuma pake TLD

      Ahhh Aaamiin. Makasih doanya mas, semoga blog mas Hamsul juga bisa berhasil mencapai apa yang dimaui pemiliknya. Buat saya mah yang penting si mas nyaman ngeblog dan terus berkarya. Bagaimanapun caranya. Bukan kompetisi juga kan

      Reply
  6. tidak ada manusia yang sempurna, setuju
    kadang memang masih muncul pikiran “ini bagus ga ya, itu bagus ga ya”, jadinya nanti tambah pusing sendiri
    yang penting konsisten bikin tulisan dan mengisi makan blog sendiri

    sesuatu yang dikerjakan kepepet terkadang “loading” nya bisa cepet, aku sendiri heran, kemarin kemarin gilliran banyak waktu, mikir aja lama, pas kepepet bisa lancar jaya, karena memang “tertekan” pokoknya harus kelar, jadinya ya mau ga mau dikelarin

    kalau pas libur kerja di wiken, aku pernah nulis 2-4 artikel sehari, itu aja mikir wew hebat banget hahaha, mungkin karena longgarnya waktu juga, jadi cepet terselesaikan. tapi kalau udah weekday palingan beberapa hari sekali aja nulisnya

    Reply

Leave a Comment