Perlukah Menguasai Teknik SEO Untuk Menjadi Blogger Terkenal?

Perlukah Menguasai Teknik SEO Untuk Menjadi Blogger Terkenal 2

Hola, Kawan MM!

Bolehkah saya bertanya sedikit? Apakah Anda paham teknik SEO dan bagaimana menerapkannya?

Hasil berkelana dari satu blog ke blog yang lain, saya masih berpikir bahwa lumayan banyak blogger juga yang merasa “minder” kalau tidak menguasai masalah SEO atau Search Engine Optimization (Optimasi Mesin Pencari).

Tidak heran juga, tulisan yang membahas tentang bagaimana terlihat baik oleh “mesin pencari” terutama Google masih mendominasi. Mulai dari blogger tutorial, internet marketer, bahkan sampai blogger yang baru sebulan hadir di blogosphere tetap mencoba peruntungan dengan membahas topik yang satu ini.

Sepertinya terbentuk pola bahwa yang tahu SEO itu adalah blogger keren, yang tidak itu berarti kudet (kurang update). Sangat mungkin juga, ada pandangan kalau tanpa SEO, sebuah blog tidak akan berkembang dan didatangi pengunjung, kemudian akhir bloggernya hanya menjadi kuncen blognya saja.

Nah, kalau Anda berpikiran seperti ini, mungkin Anda bisa belajar satu hal, dari sebuah blog terkenal dunia, Mashable.

Pemiliknya, Pete Cashmore memulainya dari kamar tidur karena kondisi fisiknya lemah dan “malas sekolah”. Blog ini nilainya sempat mencapai US$ 300 juta sampai kemudian pada akhirnya terjual pada angka US$ 50 juta saja.

Pertanyaannya, apakah ia menggunakan mantra ajaib ala pakar SEO (atau yang mengaku pakar)? Tidak kawan.

Silakan saja lihat tulisan-tulisan pertama Pete di tahun 2005 yang lalu. Tulisannya bahkan sangat pendek dan di bawah 300 kata. Hanya berisi pandangan singkatnya dan kemudian memberikan link ke artikel orang lain.

Silakan lihat halaman arsipnya di SINI.

Hanya saja, ia rutin sekali menulis. Bahkan kalau menelusuri arsipnya dari tahun 2005, rata-rata ia menerbitkan 1-5 tulisan setiap harinya.

Semua tanpa menerapkan teknik SEO dalam postingnya.

Hasilnya ia mendapatkan jutaan pengunjung dalam 18 bulan sejak ia ngeblog. Sebelum kemudian akhirnya ia merubahnya menjadi sebuah unit bisnis yang berkembang dan bernilai jutaan dollar.

Mau contoh yang lain? Ada. Linda Ikeji. Seorang blogger wanita asal Nigeria. Blognya sekarang menghasilkan jutaan dollar per bulan. Sampai hari ini, masih berbasis Blogspot .

Isinya, artikel yang terkadang hanya 5-10 baris saja dengan satu dua foto. Terkadang malah hanya ada satu foto dengan 2-3 baris penjelasan saja. Jauh dari kriteria ideal SEO yang minimal harus 300-500 kata.

Hanya, ia posting 20-25 artikel dalam satu hari. Sekarang, (pasti dengan bantuan staff editor), jumlah , blog tersebut bisa menerbitkan hampir 100 artikel dalam satu hari dan dengan pola yang sama.

Tanpa SEO mereka bisa berhasil.

Jadi, kenapa harus minder dan rendah diri kalau tidak bisa menulis dengan menggunakan teknik SEO? Santuy saja.

SEO bisa membantu mempercepat perkembangan blog, pasti. Tetapi, bukan satu-satunya jalan untuk membawa keberhasilan. Banyak cara dan teori lain yang juga bisa dipilih. Toh, ada banyak jalan menuju Roma.

Baca juga : Frontal! Tulisan Keren Karya Aina Awliya : Bukan Salah indonesia

Salah satunya adalah dengan menambah frekuensi posting perhari. Memang butuh kerja keras dan lama, tetapi pada akhirnya “proses tidak akan mengkhianati hasil”.

So, jangan minder lah, tetap saja fokus pada menulis dan berusaha dengan kemampuan terbaik yang kita punya.

Yuk Berbagi....

2 thoughts on “Perlukah Menguasai Teknik SEO Untuk Menjadi Blogger Terkenal?”

  1. Wehehehe, saya bagian dari orang-orang yang awalnya minder karena nggak paham SEO dan berusaha belajar tapi entah kenapa nggak paham-paham juga sampai sekarang 😂 that’s why setiap kali ada bloggers bahas SEO, saya minder dan bingung mau komentar apa, mas ~ tapi jujur saya penasaran dan ingin belajar, meski pada akhirnya, saya kembali ke cara saya, menulis suka-suka, terserah dibaca Google apa nggak 🙈

    • Hihihi… nggak usah minder Mbak Eno.

      Kalau mau belajar, pelan-pelan saja, jangan semua ditelan sekaligus. Detailnya banyak sekali jadi kadang kalau sekaligus hasilnya bikin nggak nempel.

      Sebenernya sederhana kok SEO itu cuma sering dibikin ruwet sama yang nulis

      Tapi, kupikir menulis yang terbaik itu seperti nggak terbebani akan “keinginan’ Bebas

Comments are closed.