Membuat Konten di Blog/Medsos Menjadi Lebih Mudah Dengan AI

Sekedar sharing saja. Selama 2 hari ini sejak saya mengupgrade akun Gemini, saya merasa bahwa AI bisa sangat bermanfaat bagi yang ingin mengupdate blog atau medsos.

Tidak perlu lama, dalam beberapa menit saja, artikel berisikan teks sepanjang 2000 kata bisa selesai. Begitupun foto dan video singkat. Tidak pakai lama dan bahkan satu gelas kopi belum habis, hasilnya sudah keluar.

Tentunya, hal itu bisa dilakukan karena saya paham yang ingin saya buat. Ide dan konsepnya sudah ada di kepala dan hanya perlu memasukkan beberapa kalimat instruksi (prompt) ke dalam kotak pertanyaan.

Sebelum ini, dengan versi gratisan pun saya bisa membuat ribuan ide atau topik artikel hanya dengan memasukkan satu atau dua kalimat saja.

Jadi, dalam hal ini saya sepakat sekali dengan banyak pandangan yang mengatakan, seharusnya AI jangan dipandang sebagai musuh yang harus dibenci, tetapi harus dianggap sebagai sarana baru untuk mengembangkan kreativitas.

Bila seorang blogger bisa memakainya dengan baik, maka AI, merk apapun bisa menjadi kawan yang sangat berharga untuk bertahan di dunia blog.

Tentu saja, saya paham sekali bahwa ada sisi idealisme dalam diri seorang blogger yang akan menjadi tantangan. Banyak blogger yang berpendapat bahwa tulisan atau artikel dalam blog sebaiknya berasal dari tulisan sendiri, atau tulisan manusia.

Dengan begitu signature atau ciri khas sang blogger akan terlihat dibandingkan artikel artifisial buatan AI.

Dan, sebagian dari diri saya mengatakan, “Setuju” Oleh karena itu, beberapa blog yang bersifat personal akan tetap diisi oleh tulisan hasil karya saya sendiri.

Namun, saya rasa pada beberapa jenis blog, terutama yang sifatnya tutorial atau informatif dan tidak memerlukan gaya personal, AI bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja seorang blogger.

Tapi..

Entahlah, semua orang punya sisi yang berbeda. Saya berpendapat begitu, tetapi tentu saja banyak blogger akan berpendapat lain. Sebuah hal yang tidak perlu diperdebatkan karena masing-masing punya jalan.

Iya kan?

Leave a Comment