Begitulah yang ada di dalam hati (saya) malam ini. Ada rasa bersyukur bahwa langkah belasan tahun yang lalu, tepatnya di tahun 2015, ternyata membawa berkah.
Di awal tahun itu lah, saya mengganti Blogspot alias Blogger dengan WordPress Self-Hosted alias di-manage sendiri dengan lahirnya blog Lovely Bogor.
Alasannya sederhana karena rasa tidak puas akibat tampilan blogspot yang begitu-begitu saja tidak mendatangkan kepuasan di hati. Fiturnya yang terbatas juga menyebalkan bagi saya yang gemar untuk mengutak-atik.
Namun, perasaan senang hari ini hadir bukan karena hal-hal seperti itu.
Rasa sudah melakukan langkah “yang benar” timbul melihat betapa LB Digital, sisi bisnis Lovely Bogor berkembang pesat dan salah satu faktor yang mendorong hal itu terwujud adalah si WordPress.
Selama beberapa tahun mengelola blog berbasis WordPress, ternyata menjadi portofolio yang bagus dan bisa ditawarkan kepada klien. Selain itu, saya memiliki kemampuan yang bisa dijual.
Belakangan, banyak calon klien, yang awalnya ragu menjadi tertarik karena kemampuan tim membuat website. Yang awalnya hanya mengincar pengelolaan media sosial, malah bertanya-tanya tentang pembuatan website.
Job LB Digital pun tidak lagi hanya sekedar fotografi, videografi, atau mengelola medsos saja. Pembuatan website sudah menjadi salah satu penghasil income utama.
Salah satu job terakhir adalah pembuatan 3 buah situs online untuk 3 buah koperasi di Lampung.
Yang terbaru adalah pembuatan situs sebuah perusahaan MLM yang sedang dalam tahap konsep.
Secara total, kemampuan membuat website berbasis WordPress Self-Hosted sudah menghasilkan uang mendekati 100 juta rupiah. Itupun belum termasuk yang terakhir dan berbagai jasa lain yang terkait dengan membuat website, seperti fotografi, jasa desain.
Jumlah ini tentu saja jauh dari penghasilan Adsense selama beberapa tahun.
Walaupun, saat keputusan itu diambil, alasannya bukan uang, tetapi langkah itu membuka banyak peluang yang tidak terduga.
Hasil analisanya, pemakaian WordPress sendiri kurang begitu populer di kalangan blogger Indonesia. Mahal, dianggap sulit, dan merepotkan adalah sebagian di antara berbagai alasan blogger negeri ini malas memakainya.
Tidak salah sih. Memang benar karena saya butuh waktu lumayan untuk paham dan harus mengeluarkan uang untuk menjaga blog tetap hidup.
Namun, semua ongkos itu terbayar karena saya mendapatkan skill, yang kemudian ditularkan kepada anggota tim LB Digital, yang kemudian menjualnya kepada orang lain.
Situasinya menguntungkan sekali karena pasarnya tidak kompetitif. Mayoritas adalah perusahaan digital marketing atau internet saja. Tidak banyak dari kalangan umum, seperti blogger.
Tidak banyak pesaingnya.
Jadi, kami bisa mendapatkan “kue” dari pasar tersebut dan situasinya berbeda sekali dengan jasa penulis, yang luar biasa berat persaingannya itu. Harga pembuatan website masih bisa tinggi dan memberikan profit yang lumayan besar.
Tentu saja bukan berarti tanpa perjuangan, tetapi nilai jualnya sangat menguntungkan.
Itulah alasan saya merasa sudah melakukan hal yang tepat dan merasa bersyukur sekali telah memutuskan beralih ke WordPress.
Sambil menghela nafas, saya membayangkan kalau saja tetap memakai blogspot, sangat mungkin, LB Digital tidak akan berkembang seperti sekarang.
Bagaimana dengan Anda kawan? Masih besar loh peluang jasa pembuatan website berbasis WordPress di negeri ini, mau coba?
Kasih bocoron dong website yang sudah pernah dibuat ? : )
ogaaahhh.. hahahahahaha….dilarang
Plus minus sih menurutku, pke wordpress kalau ada uang. Alternatif bisa buat blog pke blogspot dan beli domain, ini cukup murah dan tetap bisa bersaing.
Pasti segala sesuatu selalu ada kekurangan dan kelebihannya. Tidak ada platform atau apapun di dunia tanpa kekurangan dan kelebihan.
Hanya dari sisi saya sendiri, keahlian mengelola blog berbasis wordpress ternyata bisa dijual dibandingkan dengan blog berbasis blogspot. WordPress bisa dipergunakan untuk berbagai jenis website, seperti toko online, marketplace, dan banyak lagi lainnya, sedangkan blogapot terbatas.
Aku sendiri dulu memilih WP bukan karena ngerti, tp karena pas minta tlg temen yg memang kerjaannya membuat website gini, dia yg pilih semuanya 🤣. Jadi aku mah tinggal terima beres, dan bayar. Trus sekalian dia juga yg maintain , fixing kalau ada eror, dan bayar annual fee setelah aku transfer 😅. So tugasku memang bener2 cuma nulis aja. Tp udah dari 2014 ngerasain pakai WP, memang nyaman sih. Ga njelimet, dan kayak lebih rapi aja dibanding pas duluuu pake Blogspot.
Fee tahunan memang mahal, tapi ya sudahlah, aku anggab aja biaya maintenance ‘rumah maya’ 😄
Sama dong. Menurutku juga begitu sih Fan. WP lebih rapi dan sebenarnya gampang diurus dibandingkan dengan blogspot. Bener lagi juga kalau cost yang keluar memang “ya sudahlah”, tapi belakangan saya nggak mikirin lagi terutama karena sudah dapat banyak penghasilan dari skill mengelola WP itu. Jadi terbayar sudah.