Sebelumnya, saya tidak begitu memperhatikan adanya limit atau batasan saat memakai Gemini AI. Maklum, pada saat itu yang dibuat hanyalah teks saja, pembuatan konsep, atau sekedar mencari informasi.
Namun, setelah melakukan upgrade menjadi AI Pro dan kemudian membuat video pertama, saya menyadari satu hal tersebut. Gemini menerapkan batasan pemakaian berdasarkan “Sesi 5 Jam” dan “Mingguan”.
Pasti dong karena Google kan berbisnis dan bukan badan amal. Kalau tidak dibatasi dan mereka tidak dapat penghasilan, sudah bangkrut dari dulu.
Nah, untuk Gemini sendiri, masih saya pelajari batasan itu berbentuk “Token”. Dalam rentang waktu 5 jam ada jumlah tertentu token yang disediakan, baik bagi pengguna gratis ataupun berbayar.
Jumlahnya saja yang berbeda bagi kedua jenis langganan tersebut. Yang berbayar lebih banyak dan ditambah fitur yang berbeda.
Ketika token ini terpakai habis, maka akun tersebut tidak bisa dipakai lagi untuk membuat video atau konten lainnya.
Dia akan menolak.
Barulah setelah batasan 5 jam itu habis, kuota akan kembali kosong dan bisa dipergunakan lagi.
Batasan ini menjadi penting karena akan berkaitan dengan “kapasitas produksi” bagi seseorang yang hendak membuat konten berbasis AI.
Kemarin, saya membuat 2 video klip sepanjang 10 detik dan kuota yang terpakai adalah 53-55%. Hari ini, saya juga baru saja membuat 2 lagi dan hasilnya sama, 54%.

Singkatnya, dalam satu sesi 5 jam, maksimal, kalau kuota Gemini dipakai untuk membuat video 10 detik saja, hanya akan ada 3 video yang dihasilkan.
Artinya, dalam 24 jam, maka kapasitas yang disediakan oleh akun berbayar AI Pro adalah (24 : 5) x 3 =14 video dengan panjang 10 detik setiap video.
Jumlah ini termasuk video yang dihasilkan kalau kita meminta revisi.
Jadi, bagi kita yang mau membuat video menggunakan Gemini, penting untuk memperhatikan sesi 5 jam ini. Kenapa?
- Anda harus membuat jadwal produksi berdasarkan batasan 5 jam tadi
- Anda harus menyiapkan rencana produksi untuk setiap sesi supaya tidak terbuang percuma dengan meminta banyak revisi
- Anda harus siap begadang karena ada sesi 5 jam yang berada di saat manusia seharusnya tidur (pukul 22.24 – 03.24) supaya bisa memanfaatkan waktu kosong
- Anda harus memecah ide sebuah video menjadi beberapa bagian sebelum menginstruksikan kepada si Gemini
Jadi, kalau memang mau mempergunakan si Gemini AI untuk membuat konten, ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Butuh adanya pengaturan waktu, scheduling, dan manajemen produksi yang benar untuk bisa memanfaatkan potensinya.
Yang jelas, ini supaya uang yang dikeluarkan tidak terbuang percuma. Bayangkan saja, harga normal AI Pro Gemini mencapai lebih dari 300 ribu rupiah perbulan. Untungnya saat ini, untuk 3 bulan pertama saja hanya membayar 84 ribu.
Jelas kalau diteruskan tanpa adanya rencana yang jelas, hasilnya adalah uang yang terbuang percuma.
Dan, untuk menghindari itu, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah tentang sesi 5 jam dan waktu resetnya.
Itulah yang sedang saya lakukan sekarang, memperlajari pola sesi 5 jam dan jumlah video atau desain yang bisa dibuat.
Data mengenai hal ini akan sangat diperlukan kalau saya mau berlanjut menggunakan si Gemini untuk produksi konten.
Maklum, saya bukan orang kaya dan perlu memaksimalkan pengeluaran.
Entah kalau Anda.