Apa Yang Membuat Seorang Blogger Menurun Semangatnya? Cari Tahu Yuk Disini

Kafe MM Forums Ruang Intip 🎪 Apa Yang Membuat Seorang Blogger Menurun Semangatnya? Cari Tahu Yuk Disini

Viewing 2 reply threads
  • Author
    Posts
    • #8513

      Jadi seorang blogger itu susah-susah gampang. Nggak cuma sekedar menulis saja untuk buat artikel, dan lalu kemudian dipublish. Namun ada kalanya mereka juga sempat mengalami down semangatnya karena beberapa hal..

       

      Lalu kira-kira apa ya penyebab seorang blogger itu menurun semangatnya? Dan apakah anda juga pernah mengalaminya? Untuk lebih jelas informasinya, anda bisa simak ulasannya di thread terbaru blog kami..

       

      6 Hal Yang Bisa Membuat Seorang Blogger Menurun Semangatnya Dalam Ngeblog

    • #8514
      Anton ArdyantoAnton Ardyanto
      Keymaster

      Hemmm… sebelum saya pergi ke TKP, boleh nanya apa yang istimewa dari tulisan mas soal alasan kenapa semangat menurun? Hahahaha

      Maklum, saya sudah baca entah berapa puluh tulisan sejenis dan tentunya kalau saya disuruh membaca, saya akan bertanya dulu apa istimewanya dibandingkan tulisan sejenis yang sudah diterbitkan oleh puluhan blogger lainnya..

      😀 😀

      Silakan dijabarkan di sini mas.. mengingat tema yang ini mah sudah dibahas berulangkali dan kenapa saya harus membaca tulisannya.. hahahaha

      #Roninlagikeluarisengnya

      • #8530

        Maaf agan admint, sebelum sya menjawab, terlebih dahulu sya menghaturkan terima kasih sudah mau merespon thread sya ini.. 🙏

         

        Kalau soal mengapa sya mengangkat tema ini dan apa keistimewanya?

         

        Sya hanya bisa jawab: sya belum/tdk pernah tahu, kalau tema seperti ini sudah banyak dibahas oleh Blogger lain. Ntah apa mungkin sya nya yg kudet kali ya.. 😁😁😊

         

        Dan tema di atas, muncul begitu sja di benak sya saat sya mau nulis postingan tsb. Bahkan sekedar inspirasi dri postingan serupa dri blogger lain sekalipun..

         

        Jadi ya mohon maaf, jika postingan sya tentang tema di atas dianggap terlalu “pasaran”.. 😆😆😁

         

        Terus soal keistimewaannya, sya nggak tahu. Karena itu kan pembaca yy menilainya.. 😋😋

        • #8533
          Anton ArdyantoAnton Ardyanto
          Keymaster

          Kenapa harus minta maaf? Seperti sudah saya jelaskan dalam jawaban saya ke Mas Bayu, setiap blogger bebas kok mau menulis apa saja. Bahkan, mau menulis tema yang sudah ditulis ribuan kali juga bukan sesuatu yang menjadi masalah. Bebas-bebas saja…

          Juga, tidak ada yang salah kok mau mempromosikan pengalaman sendiri ke blogger yang lain, dan mencoba menginspirasi mereka. Sah-sah saja.. no problem, saya malah senang kalau ada yang mau..

          Jadi, tidak perlu meminta maaf kepada saya… Meskipun saya yang membuat forum ini, dan sekarang mengelolanya, tidak berarti harus minta izin kok..

          Saya hanya kebetulan saja “tertarik”, bukan pada tulisannya, tetapi pada temanya. Tema yang diusung sebagai tulisan ini bukanlah sesuatu yang spesial, bahkan bagi saya sendiri masuk pada kategori “membosankan” karena seperti sudah saya bilang sudah ratusan kali dan saya tidak sedang ngibul.. haahhaha… Dari zaman pertama saya ngeblog, sampai sekarang tema yang sudah ini sudah dibahas.

          Saya tertarik ingin tahu mengapa tema yang sudah luar biasa umum ini masih coba diusung dan dibahas kembali. Apa keuntungannya bagi blog penulisnya sendiri? Kalau mas Zae ingin menginspirasi, bagaimana bisa tulisan dengan tema yang membosankan bisa menginspirasi?

          Kenapa tidak mencoba mencari tema baru yang lebih “berbeda”?

          Betul, memang untuk tahu apakah istimewa atau tidak , saya harus membaca, tetapi mas Zae harus berusaha membuat saya tertarik membaca, iya kan? Nah, menurut Kang Zae, apakah memang Kang Zae sudah mempromosikannya dengan baik?

          Ini logika berpikir saya…

          Tambahkan lagi, sebagai seorang blogger, saya tahu kapan semangat saya menurun, kapan naik? Penyebabnya juga sudah diketahui, polanya kapan timbul kapan pergi, juga sudah. Dan, biasanya seorang blogger, apalagi yang sudah lumayan lama bergelut di dunia blogging, mereka akan “melihat” ke diri mereka sendiri untuk menemukan alasan penurunan semangat itu, masalahnya di sana.

          Nah, pertanyaannya, kenapa saya harus membaca pengalaman orang lain kalau masalahnya ada di dalam diri sendiri..:-D 😀 ?

          Kang Zae, jangan maaf maafan terus lum lebaran neh.. wkwkwk 😀 😀

          Tapi, saya sudah berkunjung dan membaca tulisan Kang Zae.. Boleh jujur, tulisan itu mirip sekali (poin-poinnya) dengan salah satu tulisan di blog tempat dulu saya bermain (tema yang sama), namanya Juragan Cipir (bloggernya Indri Lidiawati). Padahal itu blog sudah 5 tahun tidak aktif…

          Itu maksud saya Bang Zae..Salah satu kelemahan dari sistem mengusung tema yang sudah “pasaran”

          Kenapa Bang Zae tidak fokus saja pada dunia santri dan kereta api, NU atau TPQ. Yang seperti ini justru membuat Bang Zae berbeda. Sedangkan masuk ke wilayah Adsense atau blogging, Bang Zae akan terpaksa banyak bersinggungan dengan topik-topik usang yang sudah dibahas ratusan kali oleh mereka yang fokus di bidang itu.

          Bukan berarti tidak boleh, silakan saja kalau mau. Ini dunia bebas tetapi tingkat kesulitannya dan cara menanganinya akan menjadi luar biasa berat. Pasarnya adalah para blogger yang mayoritas sudah paham situasinya… Istilah yang saya pakai untuk meyakinkan penjual kolak membeli kolak itu lebih berat.

          Sekedar tukar pikiran saja yah Bang Zae antar sesama blogger.

          Terakhir, tidak perlu meminta maaf untuk mengungkapkan pendapat, karena di Kafe MM bebas bebas saja kok.. Cuma, ya jangan kaget kalau tiba-tiba dikomentari sama penjaga kafenya yang kalau sedang nganggur gemar mengutak atik pemikiran

           

        • #8539

          *Hemmh, bingung mau ngomong apa untuk balas komennya..soalnya panjang banget..wkwk

           

          Sebelumnya terima kasih sudah mau merespon lagi komentar sya di atas.. 🙏

           

          Sya tertarik dngn kata2 mas anton dengan menyarankan sya mencoba untuk tampil berbeda..

           

          Jujur sejauh ini sya berusaha untuk melakukan hal itu. Tema yg sya bahas pun jga sya usahan beda yg lain..

           

          Kalau pun ada tema2 yg pasaran spt tema tentang dunia blogging misalnya, itu lebih karena sya ingin berbagi info dri apa yg pernah sya alami. Bukan semata2 karena ikut2an dngn blogger lain..

           

          Tpi terlepas dri itu, tulisan2 sya di blog sya rata2 temanya benar2 sya kuasai. Atau minimal sya tahu ilmunya berdasarkan pengalaman sya..

           

          Sya tidak mau menulis tentang tema2 yg sya nggak faham banget. Misal dunia teknologi atau dunia bisnis dan keuangan..

           

          *coba deh cek, apa ada tema tsb di blog sya? #promosidikit 😆😆😁

           

          Ya walaupun tema tsb banyak diusung oleh blogger lain dan bahkan katanya banyak dicari orang2, namun sya ogah ikut2an latah karena ya itu tadi soal terbatasnya ilmu sya di bidang2 itu..

           

          Jadi ya sejauh ini sya selalu berusaha maksimal dngn ingin berbeda dri yg lain. Kalaupun ada tulisan yg topiknya pasaran banget, ya anggap sja hanya sekedar selingan.. Hehe

           

          Mungkin untuk sementara itu dulu yg bisa sya respon. Mudah2an mas anton “puas” dengan komentar sya ini.. 😁

           

          Dan sekali lagi, matur thank you atas sarannya. Doakan sja, semoga sya bisa lebih baik lgi ke depannya.. 😇😇😇

        • #8550
          Anton ArdyantoAnton Ardyanto
          Keymaster

          Hahaha.. kalau soal “puas”, terus terang saya mah orang yang agak sulit.. wkwkwkwk.. Saya biasa menggali sampai ke dalam terus dan mempertanyakan hal-hal yang menurut saya masih belum bisa diterima oleh saya.

          Saya juga tidak akan menyarankan Bang Zae untuk membahas sesuatu yang tidak Abang kuasai. Hal itu akan memberatkan dan hasilnya cenderung tidak baik.

          Meskipun demikian, tidak berarti karena kita merasa menguasai sesuatu, sesuatu itu harus dituliskan semuanya. Terkadang ada hal yang sebaiknya tidak dituliskan dengan satu dan lain alasan.

          Dalam hal ini, soal semangat, saya masih agak bingung kenapa dianggap spesial. Begitu juga dengan cara eksekusi idenya yang pada akhirnya membuat tulisan itu tidak memiliki beda dengan tulisan-tulisan yang sudah ada di dunia maya.

          Begitu maksud saya Bang..Ide sama, no problem, walau menjadi lebih berat untuk mengolahnya, tetapi kalau diolah dengan cara yang sama, tulisan itu hanya menjadi satu tulisan yang tidak memiliki perbedaan dari yang lain.

          Mungkin Bang Zae berpandangan tulisan itu spesial. Wajar, hanya belum tentu pembacanya memandang itu sama dengan cara Abang.

          Kenapa saya sebut kereta dan NU lebih spesial, karena tema itu sejak awal sudah menjadikan abang berbeda dibandingkan kebanyakan yang lain.

          Gitu loh Bang…

          Simplenya, kalau abang menulis tentang NU dan kereta atau TPQ, saya ga akan komentar panjang seperti ini. Tetapi, karena saya sudah membaca banyak, hasilnya ada tanggapan yang seperti ini.

          Jadi, bukan masalah salah atau benar. Saya hanya mencoba memahami beberapa kebiasaan blogger yang terkadang membingungkan. Kenapa harus mengulang tema yang sudah umum dengan cara yang umum juga?

          Tapi saya paham sekali kok bahwa kebebasan berpendapat itu mutlak. Mau mengulang tema dengan cara yang sudah biasa juga bukan sebuah kesalahan. Semua baik baik saja..

          Hanya kebiasaan saja membuat saya berpikir kenapa harus demikian.Tidak ada cara lainkah? Tidak ada kreasi lain kah?

          Tapi yang jelas saya senang bisa berdiskusi di sini. Jangan dipandang sebagai sesuatu yang merendahkan karena tidak ada pikiran itu. Yang ada adalah keingintahuan terhadap banyak hal dan kebetulan saja tulisan Bang Zae yang memicu keingintahuan saya.

          Salam hormat dari saya

      • #8531

        Oh ya lupa, kalau postingan tsb sebenarnya ada hubungannya dengan apa yg pernah sya alami. Jadi ya intinya postingan itu sekalian sya curhat dan sekaigus ngasih informasi.. Hahaha

         

        *maaf, jika jawaban2 sya ini dianggap kurang berkenan 🙏

    • #8515
      Bayu13KBayu13K
      Participant

      Kenapa malem2 begini abis baca komenannya Pak Anton bikin saya agak kesentil ya??!! Hahah😅😅

      “Hmmmm *sambil mikir🤔* speasialnya tulisan saya apa yah?? 🤣🤣”

      • #8523
        Anton ArdyantoAnton Ardyanto
        Keymaster

        Halah.. dia mah.. gue pan iseng mempertanyakan saja, karena tulisan dengan tema seperti ini sudah ratusan bahkan ribuan… Nah pertanyaannya kan, sebagai calon pembeli, spesialnya apa tulisan yang akan saya baca nantinya..

        Hahahaha….

        Sekalian ngajak diskusi saja, sapa tau ada yang berminat…

        Kenapa harus membahas tema yang sudah ditulis ratusan bahkan ribuan kali? Kenapa tidak mencoba mencari tema baru yang belum dituliskan? Kalau memang “terpaksa” harus menulis tema tersebut, bagaimana caranya supaya “berbeda” dari yang ratusan terdahulu..

        Kalau memang tulisannya sebenarnya isinya sama saja, kalau begitu bagaimana supaya memikat pembaca? Cara promosinya gimana supaya pembaca tertarik?

        Nah kira-kira promosi dengan cara tersbut di atas apakah cukup menarik?

        Iya kan?

        • #8525
          Bayu13KBayu13K
          Participant

          Hhhmmm 😅 tapi aura ronin Pak Anton smpe kesini juga soalnya. Wkwk
          <p style=”text-align: left;”>Tapi iyah sih, setuju juga sama Pak Anton.. kadang apa yg membuat tulisan kita spesial dari pada yg lainnya.. hmm 🤔 selama ini kalau nulis yah nulis aja. Mood lagi bagus, ketikan lancar mengalir macam sungai. Tapi kalau tulisan yg kaya ‘agak’ terpaksa buat ditulis yg malah bikin pusing karena bingung mau masukin kalimat apa.</p>
          Tapi seperti yg Pak Anton bilang ke kita semua bahwa tulisan sbnernya nggk ada yg jelek. Hanya masalah selera saja. Jadi, pertanyaannya bagaimana menyajikan tulisan tema biasa tapi dengan selera orang banyak..?

          Bukan begitu pak suhu pujangga kata.. wkwk 😂😂🤣

        • #8528
          Anton ArdyantoAnton Ardyanto
          Keymaster

          Waduh… padahal cuma nanya… Emang kumisnya nakutin yah?

          Sebenernya, saya tidak masuk ke pembahasan tulisan. Memang bener bahwa setiap orang punya gaya penulisan yang berbeda dan pasti punya pangsa pasar sendiri.

          Cuma, pertanyaan saya sebenarnya masih ke bagian “tema”.

          Begini Bay.. Kalau di bulan Ramadhan, makanan yang paling umum dan dibuat semua orang apa hayoo? Jawabannya KOLAK.

          Nah, sekarang,  penjual kolak itu banyak.. iya kan? Kalau Bayu disuruh jualan, kemudian memilih kolak? Apa keunggulan dari kolak Bayu sehingga bisa menarik orang membeli?

          Bayu harus bisa menjelaskan apa keistimewaannya supaya orang tertarik membeli. Iya kan? Kalau cuma jualan kolak, maka orang akan berpikiran kolak ya kolak? Manis dan bersantan..

          Apalagi kemudian Bayu menawarkan kolak kepada penjual kolak, lebih sulit lagi karena untuk apa saya membeli kolak bayu, lha ya saya jualan kolak juga dan bisa buat sendiri? Iya nggak sih.

          Begitu juga dengan tulisan “apa yang membuat semangat blogger turun” . Kenapa para blogger harus baca? Mereka bisa diibaratkan penjual kolak juga kok, mereka tahu situasinya, mereka bisa menulis versi mereka sendiri? Lalu kenapa saya harus baca tulisan orang lain?

          Kenapa saya harus beli kolak orang lain kalau saya bisa buat kolak sendiri?

          Nah pertanyaan saya

          * kenapa milih jualan kolak di bulan Ramadhan yang sebenarnya sudah bejibun penjualnya? Kenapa tidak memilih menu lain supaya “berbeda” (istimewa)

          * kenapa harus bahas soal masalah semangat blogger padahal tahu sudah ada ratusan bahkan ribuan tulisan sejenis dan membuat tema tersebut tidak lagi istimewa di mata pembaca

          * kecuali kalau si penulis menawarkan sesuatu yang “berbeda” / istimewa..

          Jadi pertanyaan saya sebenarnya masih dalam masalah tema.

          Saya cukup sadar kalau setiap blogger bebas mau menulis apapun, tetapi kalau memang ada niatan untuk menjaring pembaca, “bebas” di sini harus diimbangi dengan kreatif. Hanya membahas sesuatu yang berulang, tanpa menjelaskan keistimewaan tulisannya, bisakah mengundang pembaca? Kalaupun membaca, apakah akan menimbulkan kesan?

          Sulit untuk mengesankan pembaca kalau terus berpola memilih ide tulisan yang biasa saja. Blogger harus mau dan berani keluar dari kotaknya dan berpikir tema-tema yang lebih menarik.

          Kayak Bayu dengan Ramadhan versi masak ayam sendiri (beli ayam dipencet dulu dagingnya) dan ditawar 20 rebu.. Itu sesuatu yang berbeda dan secara otomatis sudah menarik, bahkan lebih menarik dibandingkan bicara tentang penyebaba semangat seorang blogger turun…

          Tapi saya tidak menutup kemungkinan bahwa tulisannya memang luar biasa, tetapi itu pun tetap ada masalah karena sudah terbiasa “makan kolak” yang seperti itu, mendengarnya saja, saya sulit terkesan.

          Nah, timbul pertanyaan, promosinya gimana? Kalau barang biasa, bisa dibuat luar biasa oleh promosi, tetapi kalau promosinya biasa saja, ya sulit membuat orang terkesan….

          Jadi, belum masuk ke bahasan tulisan karena saya belum membacanya.

          Gitu Bay…

          Maaf kepanjangan

        • #8532
          Bayu13KBayu13K
          Participant

          Bahahaha , nggak serem kok Pak. Bapak saya yah dlu kumisan jenggotan ndowo! 🤣🤣 ehh nggak papa Pak Anton panjang juga. Saya malah sneng bacanya.. berasa kaya lagi kuliah online. Cuma disini saya dibungkam sama dosennya. Wkwk 🤣

          Balasan Pak anton kali ini bikin saya manggut2.. haha😅 smpe nggak tau harus balas apa lagi. Soalnya yah memang benar adanya.. hihi

          Btw, saya nggak nawar ayam 20 ribu ya Pak 🙈.. itu mah ibu2 lain.. wkwk

          Btw lagi, Terimakasih buat wedjangannya malam ini Pak Anton. It means a lot. 🤣🤣

Viewing 2 reply threads
  • You must be logged in to reply to this topic.