Threads : “Moots” Bikin Gue Ngerasa Kudet

Saat pertama kali memutuskan ingin mencoba Threads, si medsos besutan Meta, sempat bingung juga bagaimana mendapatkan exposure. Maklum lah, meski bilangnya untuk senang-senang, naluri seorang pemasar tidak bisa berhenti.

Jadi, saya ingin mencoba menemukan “pasar” pembaca di sana.

Sampai kemudian, melihat banyak utas mengajak “moots“. Agak bingung lah, karena tidak terbiasa dengan IG dan Threads. Bukan cuma itu saja, karena saya termasuk orang jadul yang nggak pedulian dan nggak coba ngartis, saya hampir tidak pernah berusaha menjalin interaksi, terutama di IG, TIktok, dan lainnya.

Hampir sama sekali tidak mencoba menambah follower, kecuali orang yang sudah dikenal.

Alhasil, berbagai istilah terkait dunia medsos itu tidak pernah tertanam di kepala. Main medsos, ya untuk senang-senang saja, tidak perlu dipelajari terlalu dalam karena blog tetap menjadi pilihan utama.

Kata “moots” sendiri menarik karena terdengar lucu dan imut.

Dan, akhirnya saya menemukan artinya, dan bikin saya senyum-senyum sendiri juga. Saya mbatin, nih orang-orang kreatif juga dalam menelurkan istilah.

Saya menemukan bahwa istilah ini berarti “mutualan”. Kalau dalam istilah lama, “saling follow” “follow for follow“, dan sejenisnya.

Rupanya ini salah satu kebiasaan di Threads, terutama bagi pemula untuk mendapatkan “kawan”, “teman”, dan tentunya exposure ke dunia yang lebih luas lagi. Bagus juga untuk membangun branding.

Sampai tulisan ini terbit, ternyata moots lumayan efektif dalam membangun jaringan pertemanan di sana. Berbeda jauh dengan IG yang kesannya semakin exclusive, masyarakat Threads lebih terbuka dalam menjalin pertemanan dengan orang yang tidak dikenal.

Jadilah, moots menjadi cara pertama yang saya pergunakan untuk menambah follower dan teman. Setidaknya ada 200-300 orang akun yang terhubung dengan akun saya di Threads melalui cara ini.

Tapi, sekarang saya sudah jarang sekali mengajak mutualan atau menerima mutualan. Alasannya, karena saya juga belajar bahwa di Threads bahwa utas yang dibuat, bukan hanya dilihat oleh follower kita saja. Non follower pun, selama minatnya sama akan dilewati oleh posting yang kita buat.

Walau begitu, sesekali saya tetap ber-moots ria juga karena saya sadar itu adalah bagian menjadi masyarakat Threads.

Bagaimana dengan Kawan MM? Pernah melakukan moots?

2 thoughts on “Threads : “Moots” Bikin Gue Ngerasa Kudet”

  1. Oohh begitu ya..yaa..yaa… Tapi saya tidak punya Threads kong.😳😲 IG juga sudah agak basih jarang gue lihat2.🤣🤣🤣

    Lagi saya pikir2 kong perlu nggak buat Threads yee, setelah barusan habis baca2 semua tulusan barumu yang cukup buuuaannyaakkk dan ternyata keduluan sama mbak Fanny.😁😁

    IG, Tiktok aja nggak gue pake gimana Threads nanti. Wajahku Terlalu Tamvan untuk itu semua kong. Takutnya banyak gadis tergila2 padaku.🤣🤣🤣🤣🤣🏃🏃💨

    Tapi thanks atas semua tulisan-tulisan barumu kong sudah bikin daku senyum2 sendiri, dan bisa jadi motivasi untuk menulis lagi dan tetap semangat.💪🙏🙏

    Reply
    • Anjiir gue berubah jadi pelawak. Dari ronin jadi pelawak. Hahahaha

      Sukurlah dikau terhibur.

      Seru tau nggak maen di Threads, gue senyum sneyum sendiri juga. Cuma pas maen ke rumah dikau yang ada kosong euy.. ga seru.. Hayo nulis lagi

      Reply

Leave a Comment