Entah kenapa, beberapa hari (atau minggu belakangan ini), Threads kok jadi “terasa” Twitter (X) yah.
Banyak banget orang asal njeplak dan nggak mikir sebelum mengeluarkan utas atau posting.
Setelah kasus Tumbler, mulai ribut lagi ada utas yang menyamakan atau merendahkan profesi. Kali ini flight attendant atau pramugara/pramugari disebut sebagai “babu”.
View on Threads
Saya tidak tahu dan tidak mau tahu kenapa si pembuat utas sampai mengeluarkan kata-kata yang bernada merendahkan sebuah profesi itu.
Sesuatu yang tidak akan saya lakukan karena profesi apapun yang dimiliki seseorang, tetaplah harus dihargai (kecuali yang melanggar hukum yah). Tidak bisa seseorang merendahkan dengan alasan apapun.
Juga, yang saya tahu, pramugara atau pramugari memiliki SOP sendiri dalam menangani penumpang. Penumpang memang akan dilayani, tetapi dalam batasan tertentu dan tidak bisa semena-mena.
Hanya saja, saya mulai berpikir bahwa banyak orang di jaman sekarang yang kecepatan berpikirnya kalah dari kecepatan jempolnya dalam mengetik di medsos.
Padahal, kalau saja mau menahan diri, dan kemudian, bertanyalah sedikit pada AI kalau malas mencari rujukan, seharusnya ia menyadari bahwa dasar berlogika mereka terkadang salah dan tidak sesuai dengan aturan.
Kalau saja kecepatan jempol mereka lebih lambat dari kecepatan otaknya, pastilah ujungnya ia tidak menerima makian dan hujatan balik dari netizen.
Memberikan waktu 1 jam supaya jempol tidak langsung menulis di medsos apapun akan membantu mencegah hal ini terjadi.
Dan, tentunya keuntungan bagi saya adalah Threads tidak menjadi Twitter kedua yang penuh dengan cacian dan orang-orang panasan.
Kalau itu terjadi, bingung juga nyari medsos yang adem di mana lagi.