Rubrik Wawancara : Bakalan Lanjut, Sepertinya

Beberapa hari yang lalu, saya iseng membuka-buka blog MM, bukan dari dashboard, tetapi dari front-end, alias menjadi pembaca blog sendiri.

Ternyata, saya merasa sebenarnya blog Maniak Menulis ini, tidak jelek-jelek amat. Cukup menarik, meski kesannya kacau dan tidak terarah, tetapi tetap menyenangkan untuk dibaca.

Salah satu yang membuatnya menarik dan agak berbeda dengan banyak blog sejenis, dari segi konten, selain tidak banyak artikel tutorial, adalah “rubrik wawancara” yang isinya hanya 4 artikel.

Terbit terakhir 3 tahun lebih yang lalu.

Saya keburu tenggelam dalam hal lain dan tidak punya waktu untuk membuat yang berikut.

Ternyata menyenangkan dan asyik juga membaca yang tertulis di sana. Saya jadi merasa seperti wartawan atau reporter.

Dan, itulah mengapa, kategori wawancara saya tempatkan di bilah kiri, yang akan muncul tepat di bawah artikel kalau di smartphone. Kalau di desktop, penempatan ini sesuai dengan kebiasaan kebanyakan orang, memulai dari sisi kiri kemudian ke kanan.

Artinya, kemungkinan artikel wawancara ini mendapat perhatian menjadi prioritas.

Jawaban-jawaban yang diberikan para blogger di sana menarik sekali.

Oleh karena itulah, salah satu hal yang diputuskan ketika kembali ke sini, selain mengubah tampilan sesederhana mungkin, adalah mempertahankan rubrik wawancara.

Tentunya, artinya saya harus melakukan wawancara lagi via email kepada blogger lain. Bukan hanya yang ada saja ditampilkan.

Tidak akan banyak yang diwawancara dalam setahun, karena saya tidak punya cukup waktu, tetapi rencananya akan diusahakan 1 bulan sekali ada artikel wawancara yang diterbitkan.

Mudah-mudahan bisa ya, karena belakangan saya meragukan diri sendiri dapat memenuhi janji dalam hal ngeblog.

Tapi, saya akan berusaha untuk memenuhi janji mempertahankan rubrik wawancara di blog MM.

Tunggu saja yah tanggal terbitnya.

4 thoughts on “Rubrik Wawancara : Bakalan Lanjut, Sepertinya”

  1. Seumpama rubik wawancaranya dibuat dalam bentuk video, mmm….sepertinya bakal tambah menarik, Pak. Setidaknya saya bisa lihat langsung kumisnya Pak Anton , Wkwkwkw ( maaf bercanda, Pak ) 🙂

    Reply
      • Alhamdulillah kabar baik, Pak. Pak Anton bagaimana kabarnya ?

        Kalau Podcast khusus para blogger kayaknya bagus, Pak. Bintang tamu bisa : Creamno, Mbak Rey , Mbak Indri , 🙂

      • Ga lah.. yang pertama dikau saja . Yang lain bisa belakangan.

        Hahaha.. tapi terus terang, kayaknya ide yang ga akan diwujudkan karena masalah waktu lah. Ga bakalan cukup dan saya sedang belajar untuk tidak terlalu banyak ide

Leave a Comment