
Langkah berikutnya, dari usaha untuk kembali menjadi blogger, setelah menghapus beberapa domain dalam jaringan Lovely Bogor Network, adalah menonaktifkan Auto-Ads dan Auto Optimize dari Adsense.
Selama ini, bahkan selama hiatus lama, setting Adsense masih tetap pada kondisi optimum, dalam artian sesua kemauan Adsense. Terserah dia, suka-suka saja, toh saya sendiri sedang tidak punya waktu untuk mengurusnya.
Hasilnya, memang, pasti tidak akan menyenangkan untuk pembaca. Iklan bertebaran dan bermunculan seenak udelnya.
Nah, setelah kembali dan mulai menghidupkan kembali blog yang akan dilanjutkan, saya memutuskan untuk juga mengurangi iklan di blog yang tersisa. Adsense tetap akan dipasang, tetapi tidak lagi maksimum.
Bukan karena tidak mau duit, tetapi karena dipasang maksimum pun, percuma saja kalau trafiknya anjlok. Selama ini pemasukan Adsense sudah pada titik terendah, kepala saya langsung bilang, untuk apa dipertahankan pada level maksimum yang merepotkan.
Terlebih lagi, saat ini, saya melihat bahwa justru pemasukan lebih besar bukan dari periklanan. LB Digital yang saya kelola, meski belum bisa memberikan profit, tetapi sudah bisa membayar gaji 6 orang per-bulan mendekati UMR Jakarta.
Incomenya lebih besar dengan menjalankan bisnis berbasis internet dibandingkan harus mengandalkan iklan Adsense.
Konsepnya berubah. Dari semula berpikir mendapatkan penghasilan dari blog, saya hanya akan memanfaatkannya menjadi media untuk melakukan branding atau memperluas jaringan untuk LB Digital saja.
Tidak berarti bahwa uang dari iklan tidak akan diterima. Namun, fokus dan prioritas utama, serta fondasi bisnisnya tidak akan berlandaskan pada Adsense lagi.Saya akan fokus pada digital marketing.
Juga, saya tidak akan memprioritaskan juga pada mendapatkan content placement dan sejenisnya.
Blog sudah dipisahkan dari sisi bisnis dan sepertinya akan kembali mendekati fungsi awal, yaitu untuk bersenang-senang atau terjauh media promosi saja.
Oleh karena itu, auto-ads dan auto-optimize tidak lagi diperlukan. Saya akan kembali ke cara manual, dimana yang memutuskan penempatan iklan adalah si bloggernya.
Sejauh ini, saya hanya memasang 1 iklan saja dan dibatasi pada artikel saja. Barulah nanti, akan ada tambahan 1-2 lagi saja kalau sudah sempat memperhatikan posisi yang bagus.
Seharusnya, dengan mematikan auto-ads dan auto-optimize, iklan hanya muncul di satu posisi saja. Sayangnya, kadang si Adsense suka suka sendiri dan iklan tambahan masih suka nongol di posisi yang tidak ditetapkan.
Untuk itu biarlah, terserah saja. Yang penting saya sudah tidak memikirkan dapat uang dair Adsense. Kalaupun nanti dapat jajan dari sana, ya Alhamdulillah. Kalau tidak,. rasanya sih LB Digital bisa memberi lebih di masa depan.
Enjoy ya Kawan, mudah mudahan si Adsense hanya akan nongol 1 di tiap halaman. Kalau masih banyak, dan membuat Anda sebal, silakan omeli si Adsense ya. Soalnya, saya hanya menaruh satu iklan saja dan auto-ads/auto optimize sudah nonaktif semua.
Mudah-mudahan tidak terganggu lagi.
Kalau di pikir – pikir enakan hanya mengerjakan LB Digital saja, Pak 😀 . Guajihhnye gede,heheh….
Kalau saya sudah lama ngak utak – atik iklan Adsense. Soalnya, hasilnya gitu – gitu saja 😀
Sama sih.. saya juga dah lama ga utak atik adsense. Cuma agak bete juga ternyata liat iklan kebanyakan dan hasil tetap saja kecil, jadi yah.. mending prioritaskan pembaca saja deh.