
Tahukah Anda, Kawan MM? Sekarang, saat mengakses blog MM atau si Maniak Menulis , saya juga bisa mengakses blog Si Anton, Blog Lingkungan, LB Fotografi, dan satu blog lainnya.
Dari satu dashboard saja. Tidak perlu keluar masuk atau membuka tabs browser yang banyak. Semua bisa dipantau dari satu pintu saja.
Semua itu bisa dilakukan karena, WordPress, selain tampilannya, memiliki satu versi lain yang jarang dipergunakan orang, yaitu WordPress atau WP Multisite.
Kata “multi” atau lebih dari satu memang benar adanya. Versi WP yang ini memungkinkan untuk mengelola beberapa website dari satu instalasi WordPress saja. Tidak perlu satu website satu instalasi.
Cukup sekali instalasi, dan kemudian atur setting, semua website bisa dikelola dari dapur yang sama.
Tipe WP yang ini sudah lama hadir dan dipergunakan. Saya sendiri sudah pernah mencobanya beberapa kali. Namun, karena malas, dan satu dua hal lainnya, saya lebih menyukai versi satu instalasi satu blog.
Hanya saja, kemudian saya merasakan ribetnya keluar masuk satu blog ke blog yang lain. Padahal, sebagai peternak blog, saya sering harus keluar masuk tiap blog. Hasilnya, banyak waktu terbuang.
Selain itu, semakin banyak instalasi WP yang dipasang, pemakaian resource server (sumber daya seperti RAM, CPU, dan Disc Space) juga makin banyak. Ujungnya, ya banyak sumber daya terbuang.
Sampai akhirnya, sekembali dari hiatus, saya memutuskan untuk lebih efisien. Selain menghapus beberapa domain, beberapa blog, saya juga melangkah sedikit lebih jauh dalam mengelola ternak blog yang ada.
Sekarang, saya hanya punya instalasi WP saja, yaitu Lovely Bogor dan Blog MM saja, blog lainnya, saya “gabung” pengelolaannya dalam kedua nama ini saja menggunakan WP Multi Site.
O ya, meski hanya menginstal WP dua kali saja, tampilan blog yang lain tidak sama. Masing-masing tetap punya ciri khas sendiri. Setting masing-masing bisa diatur sesuai dengan identitas masing-masing saja.
Itu salah satu kelebihan dari WP Multi Sit, meski berada dalam satu pengelolaan, mereka tetap tampil dengan karakternya sendiri.
Namun, bagi saya sendiri, sama pun tidak masalah. Yang terpenting dengan menggunakan WP Multi Site adalah, pengelolaan berbagai blog tadi menjadi lebih mudah dan efisien.
Tidak perlu lagi saya harus keluar masuk blog karena dari satu dashboard, saya bisa loncar sana sini dengan mudah. Waktu bisa dihemat untuk mengerjakan yang lainnya.
Rasanya memang terasa lebih efisien saja, walaupun, sebagian besar berasal dari keputusan menonaktifkan beberapa blog, tetapi pemilihan untuk memakai WP Multi Site pun sejauh ini membuat saya menjadi lebih efisien.
Mudah-mudahan saja, dengan begitu, saya bisa kembali secara konsisten ke dunia blogging.
Oalah,.sekarang dibuat kayak blogspot, toh Pak.😀 Sekali masuk bisa mengakses semuanya. 😀
Yap.. begitulah… bisa akses satu pintu saja. Ga repot.