Mengasah Otak Kembali, Supaya Cepat Kembali Jadi Blogger

Yak. Itulah yang sedang saya lakukan beberapa hari belakangan ini. Baru beberapa hari ya, belum bulan atau tahun. Saya sedang mengasah otak dan intuisi sebagai blogger lagi.

Yang saya lakukan adalah mencoba One Day One Post versi saya dimana saya harus bisa posting setidaknya satu artikel/tulisan dalam sehari.

Hanya saja, saya menerapkannya sementara pada dua blog

  1. Blog Maniak Menulis
  2. Blog Si Anton

Kemudian, saya juga mengharuskan diri untuk posting setidaknya 1 posting di akun Threads, Facebook (Feed dan Page), Instagram, dan Tiktok.

Tujuannya sih sebenarnya sama, yaitu membangun kembali kekonsistenan yang hilang sejak 3 tahun terakhir.

Harapannya, otak saya yang sudah tumpul, bisa kembali setidaknya agak tajam. Begitu juga mentalitas malas bisa terbuang.

Semua itu saya lakukan karena memang ingin cepat-cepat kembali menjadi blogger.

Dan, saya pikir, tantangan pertama yang harus ditembus adalah membangun kembali konsistensi. Tanpa itu, rasanya sih sulit untuk kembali jadi blogger.

Untuk sementara, dan sangat mungkin seterusnya, saya belum menerapkan manajemen waktu, atau manajemen produksi artikel. Saya hanya sekedar menulis dan posting saja seenaknya.

Idenya pun untuk sementara masih segala sesuatu yang tiba-tiba melintas ketika buka blog. Langsung, yang terlintas akan dituangkan dalam tulisan.

Prinsip bodo amat dipakai, karena saya tidak peduli hasilnya bagus atau jelek. Ada yang baca atau tidak juga tidak dipikirkan.

Yang penting adalah saya “harus menulis” itu saja. Karena dengan begitu otak yang sudah karatan bisa kembali bergerak normal.

Jumlah blog pun hanya dua yang diisi, 4-5 sisanya masih belum disentuh.

Jika dua blog dan medsos ini sudah rutin terisi kembali, barulah saya akan menyentuh blog yang lain atau mulai memikirkan lebih serius lagi ide atau topik yang harus ditulis.

Saat ini, saya hanya sedang coba memupuk motivasi dan kemauan supaya mendorong lebih keras lagi.

Dan, rasanya sih saya kali ini cukup yakin BISA bangkit kembali.

Leave a Comment