Well, akhirnya saya memutuskan untuk mengupgrade akun Gemini AI menjadi AI Pro Plus, hari ini.
Alasannya sederhana, karena saya berpikir bahwa penggunaan AI, mungkin, dapat dipergunakan untuk membuat konten, terutama di media sosial seperti Instagram, Tiktok, Threads, Facebook, dan Youtube.
Konten yang dituju adalah terutama pada desain, ilustrasi, dan video. Apalagi setelah bertanya kepada si Gemini, dia mengatakan bisa membuat video klip singkat dari foto.
Nah, kebetulan, saya punya banyak sekali foto, di kala masih sangat aktif memotret, terutama foto tentang Bogor.
Bila memang hal itu dimungkinkan, saya akan memiliki “tenaga” tambahan untuk kembali mengaktifkan berbagai medsos yang Lovely Bogor, atau singkatnya yang saya punya, dengan konten TANPA harus menghabiskan banyak waktu, biaya, dan tenaga. Kebetulan, saya sangat terbatas dalam ketiga hal tersebut.
Saya langsung melakukan upgrade hari ini akun tersebut menjadi AI Pro. Biayanya untuk 3 bulan pertama adalah sekitar 84 ribu rupiah saja perbulan.
Langsung dicoba, dan hasilnya sudah saya upload ke beberapa medsos seperti Instagram dan Youtube.
Hasilnya seperti ini
Foto yang dipakai – Istana Bogor

Hasil video si AI Gemini
Kalau melihat hasil membuat foto menjadi video mempergunakan AI, meski tidak senatural foto atau video yang dibuat langsung dengan kamera, hasilnya termasuk OK.
Tetap memang terasa artifisial, tetapi sepertinya bisa dinikmati.
Cukup menarik sekali karena dikerjakan hanya dalam waktu kurang dari 10 menit saja.
Satu hal yang saya pelajari dari pertama kali membuat foto menjadi video dengan AI ini adalah saya harus menemukan ide, konsep, dan tujuan yang jelas. Karena, tanpa itu, saya tidak akan bisa membuat prompt yang jelas.
Juga, selain itu, saya juga harus mulai mengatur waktu produksi video karena ternyata usage limit AI Pro Gemini hanya cukup untuk membuat 2-3 kali revisi video sebelum terpakai habis. Limit akan kembali di-reset setiap 5 jam.
Ada periode 5 jam untuk setiap batasan pemakaian.
Saya harus efisien dalam memanfaatkan waktu dan limit, serta tentunya, bisa membagi waktu perhari agar setiap hari, limit setiap periode bisa dimaksimalkan.
Namun, saya merasa senang saja, karena ternyata ada HAL BARU lagi yang bisa dipelajari meski usia semakin menua.