Dulu, sebelum AI seperti sekarang, membuat artikel yang SEO Friendly atau ramah mesin pencari rumit sekali.
Tidak jarang butuh waktu untuk belajar tentang penempatan kata kunci, pemasangan Alt-Text, setting permalink, dan banyak lagi lainnya.
Namun, dengan adanya si AI, yang manapun, baik ChatGPT atau Gemini, melakukannya mudah. Lebih susah menyuruh kucing untuk makan ikan asin daripada membuat yang seperti ini.
Tidak percaya.
Coba saja buka Gemini, dan kemudian berikan instruksi (prompt), seperti di bawah ini :
Buatkan artikel SEO Friendly dengan kata kunci “cara membuat artikel SEO Friendly” sepanjang 1000 kata. Kata kunci harus ada di dalam judul dan isi artikel.
Dalam beberapa detik maka artikelnya akan muncul di layar komputer.
Lalu? Ya, terserah Anda. Mau langsung dijadikan sebagai posting di blog atau tidak. Mau diedit dulu juga boleh.
Mungkin akan ada yang bertanya, “Apakah artikel ini benar-benar SEO?”. Jawabannya, ya cukup SEO. Penempatan kata kunci bisa ditemukan mengikuti kaidah SEO yang banyak diajarkan.
Hanya saja, jangan langsung berharap bahwa artikel tersebut akan langsung muncul di peringkat atas di halaman SERP (Search Engine Page Result) yah.
Itu beda urusan.
Penentuan hal itu di luar kuasa si AI. Yang punya mesin pencari lah yang menentukan dan masih banyak faktor yang mempengaruhinya, seperti persaingan atau domain authority, dan sebagainya.
Dan, yang jangan dilupakan bahwa kebanyakan di halaman SERP atau halaman hasil pencarian sekarang, jarang link dari blog atau website muncul di urutan paling atas.
Biasanya yang muncul pertama ada hasil pencarian AI sendiri. Barulah setelah itu tautan dari website atau Youtube dan seterusnya.
Peluang terbesarnya adalah pencari informasi akan menggunakan jawaban si AI duluan. Di masa depan, dengan semakin terbiasanya masyarakat pencari informasi melihat si AI, dan jawabannya sering jauh lebih bagus, peluang hasil SEO untuk mendapatkan pembaca juga akan mengecl.
Hal ini membuat saya bertanya-tanya tentang kegunaan membuat artikel yang SEO Friendly, kalau yang disodorkan pertama kali adalah hasil dari si AI.
Pernah mencobanya kawan?
Lumayan loh, menghemat waktu banyak.