Layout Blog MM Semakin Sederhana, Jadul, Bin Kuno

Warna dasar putih. Image di nonaktifkan. Kategori diperingkas menjadi hanya 5 saja.

Sekarang pun, dalam tulisan-tulisan baru, tidak ada internal link. Tidak juga ada related post.

Saya memang sedang mengubah, sebenarnya bukan hanya layout, tetapi termasuk konsep dan lainnya terkait blog MM dan banyak blog lainnya, menjadi sesederhana mungkin.

Kalau saya pikir sendiri, nuansa yang dihadirkan akan terkesan jadul dan kuno sekali. Memang itu tujuannya.

Alasannya adalah karena saya memang ingin, setidaknya blog MM atau si Maniak Menulis dan si Anton menjadi sebuah personal blog saja.

Tujuannya sudah disederhanakan, yaitu membuat senang yang punya saya karena bisa menjadi ruang berceloteh ria tanpa embel-embel untuk edukasi, informasi, atau lainnya.

Jadi, tidak akan ada usaha branding, pemasaran, SEO, atau sejenisnya di sini.

Bedanya hanya pada tema, dimana blog MM berada di wilayah blog, blogging, internet, dan media sosial, blog Si Anton lebih pada kehidupan personal.

Tidak ada lagi keinginan untuk bertarung ide atau menentang pandangan orang lain.

Saya tidak ingin lagi menggunakan blog untuk melakukan itu lagi. Sudah cukup petualangan sebagai si Ronin.

Nah, karena saya orang jadul, sudah tua, kuno, dan sudah terasa agak kudet dan kurang bisa mengikuti gaya masa kini, jadi blognya harus juga merepresentasikan diri sendiri.

Itulah alasan blog MM benar-benar dibuat menjadi jadul, diusahakan mirip dengan blog-blog masa lalu, yang penekanannya pada teks saja.

Kalau saja bisa, dan saya mau menghapus tulisan lama, sebenarnya bisa dibuat lebih sederhana lagi. Namun, saya tidak mau menghapus perjalanan saya, dan blog ini. Jadi, saya harus menerima kompromi.

Toh juga, blog ini sudah jauh sekali berbeda dari sebelumnya dan dengan latar belakang putih, kesannya sudah cukup jadul.

Isinya pun, sepertinya akan kurang lebih sama. Selain image, pemakaian H1, H2, atau heading (sub judulnya) akan hampir ditiadakan.

Saya tidak mau ribet ngatur.

Oleh karena itu, beberapa embel-embel lain, seperti ALT Text, Meta deskripsi pun tidak akan dipakai.

Polos saja.

Jadi, buat kawan-kawan lama blog MM, yang dulu terbiasa dengan banyak hal, termasuk gaya si Ronin, jangan lagi berharap bisa menemukannya di sini.

Si Ronin sudah menjadi orang biasa kembali, orang biasa yang jadul bin kuno.

6 thoughts on “Layout Blog MM Semakin Sederhana, Jadul, Bin Kuno”

  1. Sebenarnya aku pribadi suka dengan model blog yang sederhana. Karena sekarang balik pakai domain gratisan, jadi belum sempat nguprek lagi ^^; Ingin hati menemukan layout yang pas di hati, tapi hatinya sendiri belum tergerak. Anyway menurutku layout ini timeless, tidak membosankan sama sekali

    Reply
  2. halaaaaah, ga peduli blog design mas anton kuno atau modern, aku bakal tetep suka bacanya :D.. apalagi kalo sekarang isinya akan lebih banyak personal, tentang hal2 ringan yg terjadi, malah enak dibaca mas… sebenernya tema begitu yg aku suka dari tulisan teman2….

    kalaupun ada teman2 yg menulis hal2 ‘berat’ ya gpp juga… aku toh tetep bakal baca, itung2 buat belajar cara penulisan yg jauh berbeda dengan apa yg aku tulis. juga utk belajar memahami , aku paham ga dengan apa yg ditulis 😀

    jadi kadang kalau ketemu blog dengan tema ringan, daily life, simple, langsung happy… krn bacanya bisa lebih santai 😀

    Reply
    • Wahh ada yang mendukung. Iya Fan, aku memang sudah memutuskan untuk mencoba tidak lagi terlalu berat dalam menulis di blog ini dan satu lagi.

      Capek juga dari sisiku karena kadang tidak bisa lepas berekspresi. Jadi, yah, saya kembali ke basic saja, termasuk lay outnya.

      Reply
  3. Semakin kesini, saya jadi serasa kembali ke tahun 2015 – 2016 : ) kini tulisannya sudah semakin buanyak dan memakai template yg sederhana dan polos, kayak dulu 🙂

    Bedanya ; kini, isi tulisannya sudah agak Syariah 🙂 dan ngak ngajak berantem lagi, 🙂

    Reply

Leave a Comment