Buat Konten Medsos Dengan AI, Kenapa Tidak?

Selama kita tidak terlalu idealis dalam urusan bermedsos, seharusnya ada banyak sekali jalan untuk mengatasi kebuntuan ide atau produksi konten. Mau jenis apapun medsosnya, Gemini, ChatGPT, Claude, dan berbagai jenis kecerdasan buatan akan dapat membantu sekali.

Masalah utamanya adalah ketika sisi idealis seorang blogger atau medsos terlalu berkuasa, maka kehadiran AI akan menjadi tidak berguna. Biasanya orang idealis akan selalu memilih jalan yang mengabaikan pertentangan teknologi.

Contohnya, seorang blogger idealis umumnya akan memaksakan diri bahwa setiap tulisan atau artikel yang posting di blognya harus buatan sendiri. Dia merasa bahwa menuangkan isi pikiran, menyusun kata demi kata menjadi paragraf, dan lain sebagainya “harus” dan wajib dilakukan dengan mengetikkan jari di atas keyboard komputer.

Mereka akan memandang jika menggunakan AI sebagai sebuah tindakan curang dan tidak sesuai dengan norma yang mereka yakini. Mereka akan menolak dengan berbagai alasan.

Padahal, teknologi ada untuk membantu manusia. Sebuah fakta perkembangan teknologi memang hadir karena manusia ingin lebih cepat, lebih efisien, dan lebih berkembang.

Namun, berdasarkan idealisme mereka, teknologi ditolak dan dipandang mengotori kesucian dunia mereka.

Kalau saya sendiri sih, lebih pragmatis. Saya akan memanfaatkan teknologi jika memang cocok.

Kenapa tidak? AI akan sangat membantu mempercepat produksi artikel, konten medsos, dan banyak lagi pekerjaan lainnya.

Namun, saya juga memiliki batasan ya. Tidak semua saya rasa perlu dilakukan oleh AI.

Kalau blog MM atau si Maniak Menulis, rasanya sulit, setidaknya saat ini menghasilkan tulisan dengan gaya sendiri. Jadi, saya akan tetap mau tidak mau.

Namun, untuk konten medsos, seperti Threads, saya melakukannya selang seling. Kadang pakai AI, kadang mikir dan ngetik sendiri.

Hasilnya sih lumayan. Sejauh ini saya sudah mulai bisa konstan menulis di Threads dan berbagai media sosial lainnya, selain blog.

Semua bisa terjadi karena banyak waktu dan energi bisa dihemat dengan memanfaatkan Si Gemini. Apalagi saat ini tujuan utama saya adalah membangun konsistensi dulu dan sangat kebetulan media sosial yang ada tidak pernah dimonetisasi. Jadi, tidak ada beban berlebih harus begini dan begitu.

Lumayan lah bagi orang seperti saya yang kebetulan waktu tidak banyak, tetapi ingin semua blog dan medsos terisi. Kehadiran “asisten” berupa Gemini berbayar banyak menghilangkan batasan dan beban kepada diri sendiri.

Tapi, itu saya yah, yang punya beberapa blog dan akun media sosial. Juga karena tujuan melakukan itu bukanlah monetisasi dan bisnis.

Jadi, tidak ada beban sama sekali mau diisi dengan konten apapun.

Mungkin kalau tujuannya untuk bisnis atau branding lain urusannya yah.

Leave a Comment