Bukan sesuatu yang besar, bukan sesuatu yang biasa dibanggakan orang lain. Namun, bagi saya sendiri setidaknya ini adalah keberhasilan awal dari langkah untuk kembali menjadi blogger.
Sampai hari ini, setidaknya saya sudah rutin masuk ke dashboard dua blog setiap hari. Sebelumnya, pada masa hiatus, boro-boro mengunjungi dashboard blog, membukanya saja tidak.
Jadi, setidaknya, sampai hari ini sudah ada kebiasaan kecil yang terbangun. Saya harap, kebiasaan ini akan menjadi ‘batu bata” pertama dari banyak untuk membangun diri menjadi blogger lagi.
Yang saya lakukan pun tidak banyak.
Yang paling pertama saya lakukan adalah membuka bagian ‘komentar’. Bukan karena berharap akan ada kawan-kawan atau pembaca yang meninggalkan jejak.
Saya tidak mengharapkan itu ada. Berkhayal saja tidak.
Kegiatan itu dilakukan karena pasti saja ada spammer yang berusaha meninggalkan jejaknya. Ratusan komentar ‘pending” berisikan pesan pesan aneh, dengan tautan aneh, dan isinya juga aneh-aneh pernah bertumpuk di berbagai blog.
Saya kalah oleh mereka dalam urusan konsistensi. Mereka bisa begitu rajin dan tetap konsisten melakukan misinya, sedangkan saya tidak.
Jadi, saya pun berusaha menirunya. Kalau para spammer konsisten berusaha meninggalkan jejak, saya pun berusaha untuk tidak kalah rajin menghapus usaha tersebut.
Lumayan hasilnya.
Selain karena tidak ada lagi tumpukan komentar spam yang tertunda, saya mulai mengutak atik bagian lain, termasuk di antaranya mencoba melakukan one day one post di dua blog.
Tidak banyak, tetapi setiap posting baru yang saya telurkan, seperti menambahkan batu bata pada bangunan yang hendak dibangun. Satu langkah kecil menuju target yang hendak dicapai.
Target itu adalah menjadi blogger kembali.
Dan, saya rasa, tindakan-tindakan kecil ini , seperti menghapus pesan spam sangat membantu menuju ke arah sana. Bukan langkah besar, tetapi setidaknya saya tidak lagi stagnan.
Saya tidak lagi dalam fase hibernasi (hiatus).
hahahahaha samaaaaa mas anton :D… aku pun tiap buka blog, pasti sapu bersih dulu spam… cuma tetep cek , kuatirnya ada komen temen2 yg nyasar ke sana.. adaaa aja soalnya… setelah cek, baru hapus… jd ga adalah banyak sangat yg hrs dicek tiap buka dan moderasi komentar.. kdg aku bingung dan kepikiran cara kerja spam ini… mereka segitu mengira komennya bisa berhasil kalau ditaro dalam blog apa? mengingat banyak blog yg udah pakai filter spam, jadi pasti masuk ke spam box juga.. kalau rajin kayak aku dan mas anton, pasti rutin kita bersihin 😀
Iya saya beberapa kali menemukan masih ada komentar non spam yang ditendang sama filter anti spam. Makanya saya juga mengecek satu persatu dan tidak secara otomatis membuang semua komentar.. Hahahahaha
Mereka biasanya sistemnya, otomatis juga. Tidak manual. Mereka istilahnya memanfaatkan celah sekecil apapun. Kalau mereka mengirim 1000, setidaknya 10 komentar sangat mungkin akan masuk ke blog/website yang tidak memoderasi komentar. Jadi 1% saja kalau mereka menyebar 10000 blog (secara otomatis), jumlahnya banyak juga