Hey, harus diakui posisi blog, blogging, dan blogger di masa sekarang, dimana medsos merajai dan AI perlahan tapi pasti menjadi bagian kehidupan manusia, bisa dikata terjepit.
Ia tidak lagi menarik dan seksi, terutama di masyarakat Indonesia, yang budaya literasinya rendah.
Sangat sulit untuk bertahan dan oleh karena itu sangat dimengerti kalau banyak blogger memutuskan menutup blognya.
Namun, sebenarnya kalau dicermati, dan saya yakin itu, blog akan tetap bertahan. Blog tidaklah akan punah, setidaknya tidak sekarang atau bertahun-tahun ke depan.
Jadi, blog masih akan sangat berpeluang tetap dapat hidup, bahkan dengan nyaman di masa kini dan nanti.
Hanya saja, ada beberapa catatan yang harus dilakukan. Tidak ada yang namanya survival tanpa usaha.
Pertama : bloggernya tidak patah arang dan mematikan blognya sendiri. Kalau semua blogger sudah sampai pada titik ini, ya blog bakalan punah
Kedua : blogger harus mau “bergaul” dengan teknologi AI dan memanfaatkannya untuk menjalankan blognya, terkadang idealisme sebagai blogger harus dikompromikan, seperti membuat artikel harus dari hasil sendiri. Idealisme ini sendiri akan menjadi hambatan dan tantangan
Ketiga : blogger tidak boleh hanya berpikir tentang uang, ia harus mengutamakan passion . Dengan begitu, usaha menjaga motivasi ngeblog bisa bertahan lama
Keempat : blogger harus mau masuk ke dunia pemasaran dan memasarkan blognya, kalau ia memang masih berpikir tentang menghasilkan uang dari blognya
Kelima : blog bisa dijadikan bagian dari sebuah unit bisnis dan berperan sebagai penyambung lidah si bisnis untuk menyampaikan informasi, edukasi, dan sarana marketing
Keenam : blog harus memiliki ciri khas dengan begitu dia akan memiliki setidaknya pelanggan dan memungkinkannya bertahan
Ketujuh : blogger harus semakin kreatif dalam berbagai hal, bukan hanya dalam penulisan artikel dan ide saja
Kedelapan : blog harus disinergikan dengan media sosial sehingga membentuk sebuah “tim” untuk menjari pembaca
Itu sih pemikiran saya kalau mau bertahan di dunia blog. Meskipun demikian, yang utama ada 2, yaitu yang pertama dan satu lagi, yang belum ditulis di atas.
Yang satu lagi itu adalah blog dikembalikan ke fungsi awalnya, yaitu sebagai bentuk jurnal atau catatan online, seperti awalnya.
Dengan begitu, blog itu berperan lebih sebagai media personal dan untuk kepentingan pribadi saja.
Dan, yang terakhir itulah yang dijadikan tujuan dari blog MM ini pada konsep barunya.
Karena blog ini diharapkan bisa terus bertahan, meski sekedar sebagai sarana individu untuk menyalurkan pemikirannya saja.
Tanpa ada tujuan lainnya.
tentu saja opsi satu lagi: nyari uang di tempat lain aja, supaya hobi ngeblog tetap bisa terbiayai 😂
dan saya memang pilih itu
Saya sepakat dengan ini. Mungkin ini termasuk hal yang realistis ya di masa ini. Blog lebih ke arah sistem pendukung, misal untuk healing, personal branding, dsb. Buat healing sendiri buat saya penting banget, karena blog adalah karya seni, melihatnya bikin hati jadi sejuk. Saya suka melihat blog-blog orang-orang meski belum tentu meniggalkan komentar. Buat saya itu berdampak pada kesegaran pikiran.
Saya ada 2 blog utama, yang satu saya jadikan tempat peta jalan (roadmap) biar ngga lupa saya di dunia ini lagi apa dan mau apa, satu lagi blog tentang ekonomi yang saya jadikan untuk personal branding kecil-kecilan, saya pakai buat daftar beasiswa. Dengan adanya blog itu saya jadi ditawari teman buat ngelola website sekolahnya deh. Dulu sempat megang web International Open University versi Indonesia waktu namanya masih Islamic Online University, juga pernah bikin web2 undangan pernikahan.
Bener banget mas.. Saya juga berpikir demikian. Blog jangan dijadikan sumber pemasukan dan sifatnya lebih cocok jadi supporting system.
Alhamdulillah semoga blog bisa membawa berkah wat mas dan keluarga.
Keren tuh rencana mas dan semoga terlaksana terus yah
yg pertama dan ketiga, aku bisa jamin ga akan hilang dari akunya :D… krn blog ini memang cara pribadi buat nyalurin hobi nulis dan untuk memindahkan semua pengalaman travelingku dalam bentuk tulisan, biar ga lupa … pernah bilang ke temen, aku mungkin bakal berhenti ngeblog, di saat udh ga traveling dan udah males cobain aneka kuliner. kalau sampai di tahap itu, berarti blogku bakal pensiun, krn ga ada lagi bahan untuk tulisan 😀
Nah, kan, jadi pastinya blog ga akan punah selama orang seperti dikau ada mah. Aku sendiri sudah memutuskan balik ke arah sana dan ga mau neko neko lagi. Makanya si blog MM akan berubah back to basic. Ga usah ribet.
Sekalian meringankan beban pikiranku yang udah makin ruwet