Reply To: Apa Yang Membuat Seorang Blogger Menurun Semangatnya? Cari Tahu Yuk Disini

Selamat Datang di Maniak Menulis Forums Ruang Intip 🎪 Apa Yang Membuat Seorang Blogger Menurun Semangatnya? Cari Tahu Yuk Disini Reply To: Apa Yang Membuat Seorang Blogger Menurun Semangatnya? Cari Tahu Yuk Disini

#8533
Anton Ardyanto
Keymaster

Kenapa harus minta maaf? Seperti sudah saya jelaskan dalam jawaban saya ke Mas Bayu, setiap blogger bebas kok mau menulis apa saja. Bahkan, mau menulis tema yang sudah ditulis ribuan kali juga bukan sesuatu yang menjadi masalah. Bebas-bebas saja…

Juga, tidak ada yang salah kok mau mempromosikan pengalaman sendiri ke blogger yang lain, dan mencoba menginspirasi mereka. Sah-sah saja.. no problem, saya malah senang kalau ada yang mau..

Jadi, tidak perlu meminta maaf kepada saya… Meskipun saya yang membuat forum ini, dan sekarang mengelolanya, tidak berarti harus minta izin kok..

Saya hanya kebetulan saja “tertarik”, bukan pada tulisannya, tetapi pada temanya. Tema yang diusung sebagai tulisan ini bukanlah sesuatu yang spesial, bahkan bagi saya sendiri masuk pada kategori “membosankan” karena seperti sudah saya bilang sudah ratusan kali dan saya tidak sedang ngibul.. haahhaha… Dari zaman pertama saya ngeblog, sampai sekarang tema yang sudah ini sudah dibahas.

Saya tertarik ingin tahu mengapa tema yang sudah luar biasa umum ini masih coba diusung dan dibahas kembali. Apa keuntungannya bagi blog penulisnya sendiri? Kalau mas Zae ingin menginspirasi, bagaimana bisa tulisan dengan tema yang membosankan bisa menginspirasi?

Kenapa tidak mencoba mencari tema baru yang lebih “berbeda”?

Betul, memang untuk tahu apakah istimewa atau tidak , saya harus membaca, tetapi mas Zae harus berusaha membuat saya tertarik membaca, iya kan? Nah, menurut Kang Zae, apakah memang Kang Zae sudah mempromosikannya dengan baik?

Ini logika berpikir saya…

Tambahkan lagi, sebagai seorang blogger, saya tahu kapan semangat saya menurun, kapan naik? Penyebabnya juga sudah diketahui, polanya kapan timbul kapan pergi, juga sudah. Dan, biasanya seorang blogger, apalagi yang sudah lumayan lama bergelut di dunia blogging, mereka akan “melihat” ke diri mereka sendiri untuk menemukan alasan penurunan semangat itu, masalahnya di sana.

Nah, pertanyaannya, kenapa saya harus membaca pengalaman orang lain kalau masalahnya ada di dalam diri sendiri..:-D 😀 ?

Kang Zae, jangan maaf maafan terus lum lebaran neh.. wkwkwk 😀 😀

Tapi, saya sudah berkunjung dan membaca tulisan Kang Zae.. Boleh jujur, tulisan itu mirip sekali (poin-poinnya) dengan salah satu tulisan di blog tempat dulu saya bermain (tema yang sama), namanya Juragan Cipir (bloggernya Indri Lidiawati). Padahal itu blog sudah 5 tahun tidak aktif…

Itu maksud saya Bang Zae..Salah satu kelemahan dari sistem mengusung tema yang sudah “pasaran”

Kenapa Bang Zae tidak fokus saja pada dunia santri dan kereta api, NU atau TPQ. Yang seperti ini justru membuat Bang Zae berbeda. Sedangkan masuk ke wilayah Adsense atau blogging, Bang Zae akan terpaksa banyak bersinggungan dengan topik-topik usang yang sudah dibahas ratusan kali oleh mereka yang fokus di bidang itu.

Bukan berarti tidak boleh, silakan saja kalau mau. Ini dunia bebas tetapi tingkat kesulitannya dan cara menanganinya akan menjadi luar biasa berat. Pasarnya adalah para blogger yang mayoritas sudah paham situasinya… Istilah yang saya pakai untuk meyakinkan penjual kolak membeli kolak itu lebih berat.

Sekedar tukar pikiran saja yah Bang Zae antar sesama blogger.

Terakhir, tidak perlu meminta maaf untuk mengungkapkan pendapat, karena di Kafe MM bebas bebas saja kok.. Cuma, ya jangan kaget kalau tiba-tiba dikomentari sama penjaga kafenya yang kalau sedang nganggur gemar mengutak atik pemikiran