Seru Punya Bapak Kayak Pemilik Blog MM?

Selamat Weekend Kawan MM!

Seru kah? Komentar dari salah seorang kawan, Ady Nura, sang pengagum Seth Godin dan fotografer handal dari Adinura dan Harian Adynura ini membuat saya nyengir dan hampir ngakak.

Ia mengatakan “kayaknya seru punya bapak kayak pak Anton” dalam komentarnya di “Akhirnya, nambah 1 blogger lagi“.

Coba lihat baris akhir dari apa yang dikatakannya.

seru punya bapak kayak pemilik blog MM

Bisa bayangkan punya bapak yang ngeyelan, keras kepala, demen berdebat, kritis, suka berargumen?

Mungkin seru bagi sebagian orang, tetapi bisa menyebalkan bagi sebagian yang lain.

Sayangnya, yang bisa menjawab pertanyaan itu cuma satu orang di dunia. Bener loh! Nggak ngibul, cuma satu orang dan tidak ada yang bisa menjawabnya.

Karena, saya memang cuma punya putra semata wayang, alias satu-satunya. Jadi, yang bisa menjelaskan tentang itu, hanya dia saja. Ia yang mengalaminya secara langsung setiap hari berhadapan dengan si pemilik blog MM ini.

Hanya dia yang bisa mengkonfirmasi, seru atau tidaknya. Apakah saya yang ada “di blog MM” dan saya di dunia nyata sinkron atau tidak? Sama atau tidak? Toh, sudah biasa kan orang keras kepada orang lain, tetapi lembek kepada anak sendiri?

Jadi, apakah saya memang “seru” sebagai bapak? Jawabannya mungkin tidak akan pernah diketahui kecuali Kawan MM bertanya langsung pada si Kribo.

Cuma, saya bagikan sedikit kutipan dari pandangannya tentang bapaknya di tulisan lain di blog Si Anton. Ia pernah mengutarakan, “Enak kali yah, punya bapak yang agak bodohan dikit?

Mungkin, ada gambaran sedikit tentang itu.

Ditunggu komentarnya. Mau dimanapun berkomentar, no problemo.

12 thoughts on “Seru Punya Bapak Kayak Pemilik Blog MM?”

  1. Kalau jaman bocah sih pastinya punya orang tua seperti mas Anton itu menyebalkan hahahahahaha 😂 Capeeeek, belum bicara atau minta saja, rasanya napas tuh sudah berat, capek banget 🤪 Memikirkan harus menjelaskan panjang lebar, hadeeeh mak, maju mundur cantiknya bisa 100x, Princess Syahrini pun lewat 😆 Wk.

    Tapi setelah dewasa, punya orang tua seperti mas Anton menurut saya menyenangkan. Karena efeknya memang baru terasa ketika kita sudah dewasa. Mental yang terbentuk jadi bagus dan kita dilatih mandiri plus berpikir logis saat mengambil setiap keputusan impulsif 😂 *ya walau ada kecolongan sekali dua kali karena berpikir itu uang sendiri* hihihi ~

    Sekian penilaian saya 😜

    Reply
    • Hahahahaha… kurasa si Kribo pun merasakan hal yang sama kalau bapaknya kadang bisa sangat menyebalkan. Pasti itu nyebelin maju mundur 100x mahh.. wakakakak

      Itu yang saya harapkan Eno bahwa ia merasakan hasilnya nanti. (Yah manusia itu tempat berbuat salah.. wakakaka jadi wajar lah sekali dua kali mah.. lebih juga gapapa)

      Reply
      • Tadi abis baca di Si Anton terus melipir ke sini, lalu baca komentar Kak Eno dan aku kepikiran hal yang sama 🤣
        Kalau masih tinggal dengan orangtua, rasanya punya bapak seperti Kak Anton merupakan “tantangan” hidup yang ngeselin 🤣
        Tapi kalau udah berumah tangga, baru akan berasa asiknya karena enak diajak tukar pikiran 🤭
        Yang sabar ya Kribo 🤣

      • Untung si Kribo sabar..

        wakakakaka… yah begitulah. Saya adalah tantangan hidup yang bisa bikin bete.. wakakaka.. dan diterima dengan senang hati…

        Lia kan sudah tahu sendiri kan?

      • Umur saya baru 17 thn di 2021 ini, tapi saya mencoba ikut berkomentar.

        Biasanya kita akan mendapat jodoh sama seperti apa adanya diri kita.

        Kemungkinan juga perasaan anak kita sama seperti perasaan kita pada orang tua kita.

        Umumnya tak satupun anak mengerti orang tuanya saat masih muda dan baru mengerti sedikit ketika orang tuanya sudah tua dan mengerti banyak ketika orang tuanya sudah tiada.

        Kurasa begitu rumusnya, haha..

        Kalau aku malah mikirnya, asik kali ya punya Mama Mbak Eno, haha.. kabuuur..

      • Baik nak…silakan ikut berkomentar..Tidak dilarang kok meski masih muda.

        Rumus yang menarik juga tuh. Meski saya cukup yakin sebenarnya banyak anak muda yang bisa memahami orangtuanya bahkan sebelum orangtuanya menjadi tua dan tiada… 😀

        Yang terakhir ini yang paling menarik soal asyikk kayaknya punya Mama seperti Eno… Eno ini ada anak umur 17 tahun, mau adopsi nggak?

  2. Betul tuh kata mbak Eno…Kalau saya masih anak2 mungkin punya bapak mirip pemilik blog MM ….Sangat2 Menyebalkan..🤣🤣🤣🤪

    Tetapi dalam hal lain punya bapak mirip pemilik blog MM sangat menyenangkan karena beliau berbicara sesuai fakta dan realita yang ada.😊😊

    Dah gitu aja kebanyakan ntar ke bisa ke GR,ran..🤣🤣🤣

    Reply
    • Gue dah kepalang Geer elu ga terusin Tong mujinya..

      Hahaha.. asyikk disebut nyebelin, karena memang saya juga mengakui saya bisa terasa sangat menyebalkan, apalagi bagi si Kribo. Tapi, bukankah tantangan itu selalu menyebalkan.. wakakakak..:-P

      Reply
  3. hahahaha…
    mayan nih namaku nongol, plus link blognya juga, ini pasti ada andil traffic dari sini, ahiww..

    terima kasih untuk itu pak!

    Tapi emang bener,, yang bisa ‘mensahkan’ seru atau engganya punya bapak kayak pak Anton ya hanya Kribo semata.

    Aku sebagai pembaca, cuma membayangkan ada bapak yg mendorong anaknya untuk blogging dan mulai branding. padahal di sisi lain, ortuku ga tahu sama sekali apa itu blog dan buat apa, kalo mamaku pasti berujung “ada duitnya ga tuh blogging?” hahahaha…
    aku iyain aja.. asal diseriusin dan sabar! karena memang bener…

    Pokoknya siapapun orang tua, yg namanya orangtua pasti ingin yang terbaik untuk anaknya, meskipun biasanya arti ‘terbaik’ itu bisa jadi hanya dari sudut pandang si orang tua itu sendiri.

    Tapi anak-anak sekarang (termasuk aku) sudah bisa ambil sikap dan tahu apa yang diinginkan untuk masa depannya sendiri, jadi kalo beda pandangan tentang ‘terbaik’ suka ada sedikit benturan

    tapi pak Anton kayaknya termasuk yang mudah diajak ngobrol sama anaknya, bener ga pak?
    hehe…

    Reply
    • Tidak usah terima kasih Ady, karena kan saya memang mendapatkan perkataan itu dari Ady. Saya yang makasih.

      Enak atau tidak diajak ngobrol? Tanyakan si Kribo wakakka.. Tapi, saya percaya diri dia mengakui bahwa saya mudah diajak ngobrol. Soalnya, sering dia minta pendapat dan pandangan. Cuma memang, gengsi antar bapak dan anak laki-lakinya tidak membuatnya seperti ibunya dan dia. Ada tetap “persaingan” antar pejantan… wakakakkakakaka

      Yup, semua orangtua pasti mengharapkan demikian. Ia akan berbagi pengetahuan dan pengalamannya kepada anaknya. Cuma, kadang orangtua lupa kalau anaknya punya pikiran dan jalan sendiri.

      Benturan antara orangtua dan anak itu wajar kok.. kadang malah dibutuhkan.. seriously..

      Reply
  4. Punya bapak seperti Pak Anton, saya ngga pernah memikirkannya, karena bagi saya, abah saya sudah cukup, wkwk 😂😂

    Tapi pertama kali kenal pak Anton, kesannya memang bapak-bapak. Berhubung saya kenalnya pas sudah dewasa (biasanya saya ngga mau ngaku sdh dewasa), saya merasa nyaman dengan berbagai gaya penulisan beliau yang kadang pedas bagi sebagian orang. It’s fun. Itulah yang saya rasakan.

    Reply
    • Lah iya… napa juga harus memikirkan yang seperti itu.. hahahahahaha… Satu bapak saja sudah cukup, kebanyakan berabe…

      Ya mo gimana lagi.. memang sudah bapak-bapak, menjurus ke kakek kakek.. Hahaha.. emang seringnya pedes, makanya ini cabenya mau dikurangi sedikit.. wakakakakak

      Makasih kalau Nisa merasa fun menjadi teman saya..

      btw, masih ga mau ngaku sudah dewasa neh?

      Reply

Leave a Comment

Daripada nyepam di kolom komentar blog MMDaftarkan saja blog Kawan !

Selain mendapat link do-follow, mereka yang datang ke blog MM mungkin tertarik berkunjung ke blog Anda.

Gratis kok. Tidak perlu bayar. Cuma butuh beberapa menit saja. Boleh juga daftarkan blog saudara, teman. Kalau punya beberapa blog, silakan daftarkan semua saja.

Nggak mau? Yakin? 

Klik yang di bawah ini kalau mau.