Berpikir Kecil : Dijamin Ide Lancar Mengalir

Selamat Malam Kawan MM!

Balik lagi ke masalah ide dan bagaimana melahirkannya. Topik yang tidak akan pernah berhenti dibahas dalam dunia blogging. Kebetulan, salah satu komentar yang masuk dari Fanny, si Ratu Kucing yang doyan jalan-jalan keliling dunia, menyatakan kebingungannya terhadap blogger yang bisa update blognya setiap hari (bahkan berkali-kali).

Darimana idenya berasal?

Berpikir Kecil - Dijamin Ide Lancar Mengalir A

Saya pernah menuliskan banyak hal tentang ini dalam tulisan-tulisan sebelumya, tetapi kali ini saya persingkat saja pada intinya.

Berdasarkan pengalaman, hal ini merupakan inti mengapa saya sanggup menulis lebih dari 1 tulisan perhari.

Intinya hanya “BERPIKIR KECIL”!

Mayoritas blogger biasanya terbelenggu pada banyak hal, seperti

  • ingin bermanfaat
  • ingin tulisannya berkualitas
  • ingin terlihat hebat dan keren karena membahas yang rumit
  • ingin tulisannya panjang biar bisa dicari mesin pencari
  • ingin ini dan ingin itu

Dengan semua keinginan ini, biasanya blogger akan memilih topik-topik yang “berat” supaya mereka terlihat hebat di mata pembaca. Dalam pikiran banyak blogger, tidak akan terlihat keren kalau hanya menuliskan tentang bagaimana cara memandikan kucing atau anjing.

Jadilah ide-ide “kecil” mungil dan remeh temeh seperti ini akan selalu disisihkan dan dibuang ke tempat sampah karena bloggernya berpikir “BESAR”.

Padahal, kalau kita berkelana sedikit ke dunia internet, maka di sana akan terlihat adanya kecenderungan “BERPIKIR KECIL”.

Tidak percaya? Coba lihat saja beberapa judul artikel di bawah ini dari beberapa media/blog terkenal di dunia.

Bagaimana?

Banyak media besar melihat kekuatan dari para blogger dalam hal menggali ide dan menirunya. Lucunya, justru hal-hal itu ditinggalkan oleh banyak blogger karena merasa hal-hal remeh ini tidak lagi keren di mata mereka.

Sah-sah saja sih, tetapi di situlah penyebab masalah keterbatasan ide berasal. Belenggunya dipasang dan akhirnya banyak ide terbuang. Ide sudah dibendung sejak awal.

Menurut saya, kalau memang punya keinginan untuk punya ide tulisan yang terus mengalir lancar setiap hari, berhenti berpikir besar.

Berhenti ingin terlihat keren di mata pembaca, biarkan mereka menilainya sendiri. Berhenti mengikuti pola para internet marketer yang terus menyarankan untuk riset keyword dan memilih kata kunci berpencarian banyak.

Temukan saja hal-hal kecil di sekeliling kita, yang terjangkau, yang kita alami. Apapun yang kita temukan di internet, medsos atau apapun.

Tanyakan kepada diri sendiri, maukah kita membahas hal-hal kecil seperti ini.

  • Maukah kawan menulis tentang mengapa akar tanaman hias membusuk?
  • Maukah kawan menulis berapa suhu air yang tepat untuk menyeduh kopi?
  • Maukah kawan membahas mengapa pakaian putih dan berwarna jangan dicuci barengan?

Kalau kita bisa mengkondisikan pikiran untuk terus berpikir kecil dan mencari hal-hal kecil saja, saya pikir ide tidak seharusnya menjadi masalah untuk semua jenis blog.

Cuma pertanyaannya, maukah kawan berpikir kecil seperti ini?

Saya mau dan sudah melakukannya karena saya sadar sekali di sanalah letak kelebihan para blogger.

Entah pandangan Kawan MM soal ini.

6 thoughts on “Berpikir Kecil : Dijamin Ide Lancar Mengalir”

  1. Wah as usual, topik yang menarik mas, dan tentunya tips yang menarik juga 😂 hehehehe. Saya selama ini jarang menulis topik serius, jadi mostly tulisan saya diambil dari topik kecil yang saya lihat, alami dan perhatikan pada keseharian saya. Mungkin karena itu pula, saya bisa lumayan rutin update, ditambah rata-rata tulisan saya terbilang pendek hahahaha 😆✌

    Akan lain cerita jika blog saya isinya topik berat macam blog MM, mungkin saya update seminggu atau dua minggu sekali, sebab nggak ku kuuuuu otaknya keburu panas duluan menyusun kata demi kata 😂

    So yeah, saya sih yes dengan tips berpikir kecil seperti kata mas 😍

    Reply
    • Hahaha.. ga akan. Kalau saya nggak akan percaya kalau Eno kepalanya sampe ngebul bahas topik berat sekalipun. Yang ada Eno akan membuatnya jadi “ringan”. Sungguh, itu pandangan saya.

      Jadi, sepakat yah.. wakakaka..berarti setidaknya ada dua orang yang mau berpikir “kecil”.. wakakakaka

      Reply
  2. Setuju! Saya cenderung menggunakan hal ini dalam tulisan saya. Contoh kasus pada tulisan saya pada pos tentang “nasi kotak” atau “salad buah” atau “tingkat kenyamanan dalam obrolan”.

    Tapi intinya bukan itu. Kalo saya, bagaimana mencari kegelisahan yang paling gatal untuk dibicarakan. Biasanya ini akan buat saya lebih mudah untuk nulis dan ngebahas. Kalo saya ujug-ujug mau bahas “cicak”, misalnya. Memang bisa, tapi tidak ada kegelisahan yang bikin saya mau bahas itu. Beda dengan tulisan yang sedang sudah saya catat untuk ditulis, saya tinggal nyatat “kerupuk”, beberapa idepun sudah ada untuk ngebahas ini karena saya punya cukup rasa gatal untuk bahas hal ini.

    Punten kalo kepanjangan mas Anton 😁

    Reply
    • Hola Mas Rahul.. Pekabar..

      Yup karena mas mengelola blog personal, nyari yang bikin gatel hati ya mas… Hatinya jadi gatal terus dong.. hahaha Tapi pada pada dasarnya memang bagaimana membuat hati gatal terus Mas.. kalau terbiasa berpikir terlalu besar, hasilnya hanya hal hal”besar” saja yang membuat datangnya rasa gatal. Kalau dibiasakan berpikir kecil, hal kecil saja sudah bisa bikin gatal…

      Lama kelamaan jawab komentar ini, saya kayaknya harus pake Caladyne karena ikutan gatel.. wakakakakak

      Kurang panjang malah Mas Rahul segini mah.. ditunggu yang lebih panjang lagi.. 😀

      Reply
  3. Great things always start from small ya, Mas hauhaha tapi emang iya sih, terkadang tuh saya suka mikir kejauhan, padahal nulis yang kecil-kecil aja ternyata bisa bermanfaat.

    Thank you Mas Anton untuk reminder-nya 👍🏼 Sekarang saya belajar lebih peka dengan kejadian ‘kecil’ yang ada di sekitar aja 😀

    Btw, Wikihow itu luar biasa memang idenya. Bahkan cara menulis buku harian dan bagaimana meyakinkan orangtua supaya boleh melihara kucing aja dibahas sama mereka 😆

    Reply
    • Hahahahaha… iya lah Jane..Kadang kita ga tau juga, kecil menurut kita, besar menurut orang lain.

      Ahh Jane mah sudah berhasil tuh membuat topik topik kecil menjadi tulisan yang menarik, seperti masalah baper karena kawan.. wakakakak tulisan yang bagus, walau saya tidak mengalaminya, saya paham dan maklum kalau ada orang yang begitu. Mungkin karena saya memang ga peka banget kalau urusan seperti ini.

      betul kan Jane? Wikihow itu luar biasa banget menurut saya… keren…Jadi mau ikutan bahas yang kecil kecil kayak gitu?

      Reply

Leave a Comment

Daripada nyepam di kolom komentar blog MMDaftarkan saja blog Kawan !

Selain mendapat link do-follow, mereka yang datang ke blog MM mungkin tertarik berkunjung ke blog Anda.

Gratis kok. Tidak perlu bayar. Cuma butuh beberapa menit saja. Boleh juga daftarkan blog saudara, teman. Kalau punya beberapa blog, silakan daftarkan semua saja.

Nggak mau? Yakin? 

Klik yang di bawah ini kalau mau.