Bisa Membuat Website Juga Sebuah Skill Yang Bisa Dijual

Selamat Siang Kawan MM!

Jenis monetisasi apa yang Kawan MM gunakan ? Adsense, sponsored post, atau content placement?

Biasanya kalau seorang blogger hendak “menguangkan” blognya, metode yang digunakan tidak jauh dari ketiga jenis itu. Kalaupun ada variasi, mungkin penggunaan iklan mandiri, penyedia iklan lainnya, atau afiliasi adalah yang paling banyak dipakai.

Iya kan?

Kalau boleh saya hendak menyarankan satu lagi, sepertinya yang satu ini tidak dianggap sebagai cara mendapatkan uang dari blog. Padahal, potensinya lumayan besar sekali dan hasilnya bisa mencapai 3-7 kali lipat nilai minimum payout Adsense yang US$ 100 itu.

Yang satu ini sudah banyak disebutkan, tetapi sepertinya jarang diterapkan.

Pernah kah Kawan MM menyadari ada satu kemampuan yang dimiliki oleh seorang blogger? Menulis termasuk salah satunya, tetapi ada satu hal lagi.

Namanya kemampuan untuk membuat website. Jangan lupa blog pada dasarnya adalah website juga. Mau diutak atik seperti apapun, blog ada sebuah situs internet.

Betul tidak?

Seorang blogger mayoritas akan menguasai skill yang satu ini. Sesederhana apapun blog yang dikelolanya, seorang blogger pasti paham untuk membuat tampilan, mengatur gambar, membuat tulisan “TENTANG”, dan berbagai elemen website lainnya.

Nah, skill ini bisa “diuangkan” alias “dijual”.

Apalagi kalau sang blogger menguasai WordPress Self Hosted. Pastinya, nilai jualnya akan lebih tinggi lagi mengingat keluwesan CMS yang satu ini membuat sebuah website bisa menjadi apa saja.

Skill membuat website inilah yang kemarin, hari Minggu saya tawarkan kepada calon klien. Sebelumnya, pada tulisan “Mencoba Berbagi : Mengajarkan Cara Membuat Website“, saya mengatakan bahwa seorang peserta ternyata sudah berhasil mendapatkan seorang calon klien.

Ia seorang pengusaha toko sepatu di sebuah pasar di Bogor. Ia menyadari kalau terjadi perubahan dalam perbisnisan sepatu belakangan ini, terutama di masa pandemi ini . Banyak toko yang tutup tapi sebenarnya tidak tutup.

Berdasarkan pengalamannya tutupnya toko-toko itu bukan karena bangkrut, tetapi karena pedagang merasa tidak lagi memiliki keuntungan mengelola toko dalam bentuk fisik. Mereka mengalihkan “tokonya” ke dunia maya, melalui Facebook, WA, Shopee.

Hanya saja, ia melihat kelemahan menggunakan media sosial dan marketplace seperti ini, yaitu sebagian keuntungan harus dibagi ke pengelola marketplace. Juga, ia tidak bisa melakukan branding tokonya mengingat sifatnya yang “menumpang” pada platform tersebut.

Oleh karena itulah, setelah ia mendapatkan penjelasan bahwa sebuah website sangat mungkin dikembangkan untuk berbagai tujuan, pada akhir pertemuan, ia hanya berkata, “Insya Allah, kita pasti jadi membuat website”.

Negosiasi berjalan dengan baik sekali. Meskipun masih ada beberapa kali pertemuan lagi untu membahas konsep dan idenya, sepertinya, negosiasi pertama terkait membuat website ini berjalan lancar.

Nah, meski belum dibahas secara terperinci, saya bertanya pada kawan peserta berapa harga yang ditawarkan kepadanya. Ia menjelaskan bahwa ia memberikan penawaran senilai hampir 6 kali nilai minimum payout Adsense.

Sang calon klien tidak merasa berkeberatan dan bahkan ketika ditambahkan bila memerlukan foto ada tambahan biaya lain, ia menerima.

Nilainya sendiri termasuk besar karena selama ini, beberapa website yang saya buat untuk beberapa klien, harganya berada di bawah itu, tetapi jauh di atas nilai minimum payout Adsense.

Padahal, selama ini untuk mencapai angka minimum Adsense saja banyak yang kesusahan, sedangkan waktu kerja pembuatan website, paling lama satu bulan. Itupun sudah termasuk waktu untuk pengumpulan data dan pembuatan foto.

Mengerjakan websitenya sendiri kalau hanya 5 halaman utama saja dan membuat desain layout tidak akan membutuhkan waktu lama. Saya rasa Kawan MM tahu tentang hal itu.

Yang saya kerjakan dalam proses membuat website tidak banyak beda dengan yang saya lakukan sebagai blogger.

  • membuat layout website (memakai template)
  • menulis
  • mengatur setting
  • negosiasi harga
  • menjabarkan konsep dan ide
  • memanfaatkan jaringan atau network (seperti si peserta kelas membuat website lakukan dalam mendapatkan calon pengguna jasa)

Skill yang sama persis dengan yang dimiliki semua blogger. Pastinya banyak Kawan MM yang kemampuannya lebih baik dari saya dalam melakukan semua itu.

Saya pikir, kalau saya saja bisa, kenapa rekan blogger yang lain tidak. Kenapa harus terlalu terfokus pada iklan atau menjual skill menulis saja? Masih ada kemampuan lain yang bisa dijual dan saya rasa, kemampuan untuk membuat sebuah website bisa menjadi komoditi yang ditawarkan.

Apalagi, berdasarkan informasi sang calon pengguna jasa, banyak toko yang mulai beralih ke penjualan online. Hal ini bisa diartikan, pasar bagi pembuatan “website” akan perlahan merangkak naik karena perubahan gaya jual beli.

Sebuah kesempatan yang bisa dimanfaatkan Kawan semua untuk mendapatkan penghasilan.

Iya nggak?

Atau, mungkin karena nilainya dianggap terlalu kecil untuk Kawan MM? Boleh saya tahu kenapa tidak mencoba menjual skill ini?

Yuk Berbagi....

6 thoughts on “Bisa Membuat Website Juga Sebuah Skill Yang Bisa Dijual”

  1. Kalau saya alasannya nggak coba karena nggak tau mas, dan nggak paham cara buatnya 😆 hehehe ~ apalagi website jualan itu beda sama website personal. Codingnya lebih banyak kalau dilihat-lihat. Ada add to cart, this and that 😁

    By the way, lumayan banget kalau mas Anton dapat proyek 6x minimum adsense 😍 waaaw semoga berjalan mulus dan lancar proyeknya, mas ~

    Reply
    • Hahahaha.. Eno yang add cart itu sebenarnya tidak perlu masuk coding kalau di WP mah.. hahaha.. tinggal nambah plugin dan add cart model apapun bisa.. ada Woocommerce kalau di WP, jadi setting yang seperti itu sudah tidak menyentuh coding..

      Iyah lumayan, kalau jadi pasti bisa membantu kawan saya itu karena setelah dipotong biaya server dan hosting, sesuai janji, sisanya akan diserahkan ke dia. Saya ga ambil keuntungan apapun

      Doain ya Eno..

      Reply
  2. Kak Anton, menginspirasi sekali 🤩
    Aku nggak kepikiran untuk menawarkan jasa membuat web sebab selama ini aku pikir, membuat web itu hanya dikerjakan oleh orang IT aja dan membuat web dipikiranku tuh sulit. Tapi Kak Anton mampu mematahkan semua bayanganku 🤣

    Aku bantu doa supaya proyeknya bisa berjalan lancar ya Kak 🙏🏻

    Reply
  3. Bisnis menjual website ternyata lumayan juga ya pak. Banyak juga keuntungan nya kalo harganya segitu, tapi harga pasarannya kalo tidak salah sekitar 2-4x gaji adsense ya.

    Tapi menjual blog yang sudah banyak artikel dan juga sudah terkenal lebih mahal lagi. Kalo tidak salah waktu itu di grup Facebook ada yang jual blog dengan harga 100 juta karena memang sudah terkenal dan banyak pengunjung dari google.

    Banyak jalan menuju rejeki ya pak.😀

    Reply
    • Bukan menjual website mas.. itu jasa “membuat website” yang ditawarkan.

      Kalau menjual blog memang kalau ga salah pasarannya dihitung beberapa kali penghasilan bulanan yang menurutku sebenarnya murah mengingat usaha dan kerja keras tahunan untuk mengelolanya.

      Iya betul saya juga baca beberapa kali tentang penjualan website/blog dengan harga lumayan fantastis dan sebenarnya 100 juta itu masih lumayan murah.

      Bener banget banyak jalan untuk mencari rejeki….

      Reply

Leave a Comment