Ukuran Sebuah Blog Berhasil/Sukses Atau Tidak Itu Seperti Apa?

Selamat Siang Kawan MM!

Banyak sekali judul artikel bertebaran tentang berbagai tips dan trik untuk membuat sebuah blog “berhasil/sukses”? Coba deh cari sendiri dan susah dihitung penulis yang sudah memberikan saran menuju kesuksesan seorang blogger.

Cuma, kalau saya sih malah berpikir, sebenarnya tulisan-tulisan itu tidak akan bermanfaat, kalau si bloggernya “TIDAK TAHU” apa yang ingin dicapai.

Bagaimana bisa mengetahui berhasil atau gagal kalau targetnya saja tidak ada.

Contohnya, si A bisa berlari 100 M dalam waktu 15 detik.

Pertanyaannya, apakah dia sudah “berhasil”.

Jawabannya : TIDAK TAHU!

Si A akan disebut berhasil ketika targetnya 15 detik ke atas. Ia berhasil mencapai target.

Tetapi..

Jika targetnya 16 detik saja, maka berarti ia gagal memenuhi target. Tidak sukses. Tidak berhasil.

Keberadaan target penting untuk menentukan sesuatu sukses atau gagal.

Begitu juga dalam urusan blog. Setiap orang pasti memiliki tujuan yang berbeda-beda. Tidak bisa digeneralisasi semua pasti sama.

Ada yang bertujuan melepas keresahan hati saja (curcol). Banyak yang mengejar uang. Tidak sedikit yang ingin mencatat kenangan kehidupannya.

Berbeda.

Otomatis, tidak akan ada ukuran yang sama bagi semua. Masing-masing harus diukur berdasarkan target yang sudah ditetapkan.

Misalkan saya, tujuan akhir ngeblog saat ini (kalau tidak berubah) adalah memiliki sumber penghasilan pada masa pensiun nanti . Maklum karyawan swasta yang tidak ada pensiun, jadi harus mulai berpikir dari sekarang.

Apakah saya sudah bisa disebut berhasil? Ya belum banget. Semua baru bisa diukur nanti, pada saatnya, sekitar 5 tahunan lagi.

Cuma, ada sisi nilai “keumuman” (tidak selalu benar) dalam hidup sebagai masyarakat, terutama yang menekankan pada status dan materi. Berhasil itu adalah banyak duit (kaya) dan terkenal.

Masyarakat biasa memandang tentang keberhasilan seperti ini. Tidak bedanya dengan cara mereka memandang “anak pintar” itu yang punya ranking bagus di kelas, nilai akademisnya bagus. Mereka yang tidak begitu berarti bukan “anak pintar” meski ia jago dalam olahraga, musik, atau kesenian.

Artikel tips dan trik tentang keberhasilan di internet mayoritas dibuat berdasarkan asumsi bahwa semua orang menginginkan uang dan ketenaran saat ngeblog.

Padahal, tidak seharusnya kita “menyamaratakan” semua seperti itu. Setiap individu punya tujuan yang berbeda.

Jadi, kalau Kawan ingin tahu apakah blog Kawan sudah “berhasil” dan Anda sudah “sukses”, silakan diukur sendiri saja.

Kalau targetnya untuk melepaskan keresahan kehidupan, tanyakan kepada diri sendiri apakah rasa lega sudah hadir di hati? Kalau sudah, ya berarti berhasil.

Bila ujung yang diharapkan adalah ketenaran? Nah silakan cek follower blognya apakah sudah sesuai yang dikehendaki atau belum.

Jika tujuannya mau senang-senang, ya tanyakan diri sendiri, apakah Kawan sudah merasa bahagia atau belum. Kalau belum ya berarti masih belum sukses.

Bila duit memang tujuannya, sudah kah nilai yang dihasilkan sesuai dengan yang ditargetkan? Kalau belum ya kejar lagi supaya sukses.

Kalau saya, karena targetnya masih lama, saya sudah cukup senang karena semua blog saya sudah bisa membayar dirinya sendiri. Hosting, template, dan lain-lain dibayar dengan hasil dari iklan. Bahkan, beberapa peralatan buat ngeblog lainnya juga dibeli dari kegiatan ini.

Jangan ditanya juga rasa senangnya.

Saya anggap sejauh ini blog saya berhasil melaksanakan tugasnya.

Tapi, menurut orang lain nilainya kecil? Ya EGP . Blog blog saya, kenapa saya harus juga memenuhi target orang lain dan kenapa juga saya harus berjuang menyenangkan mereka?

Jadi, tanyakan kepada diri sendiri kalau mau mengukur keberhasilan blog Anda? Mulai dari target dan tujuannya.

(Tulisan ini dibuat memanfaatkan konsep daur ulang ide karena sebenarnya sudah pernah dituliskan dari sisi yang berbeda “Blog gagal itu seperti apa?“. Ide sama dan kemasan berbeda, tetap stay true to yourself tetapi beda penampilan saja)

Yuk Berbagi....

20 thoughts on “Ukuran Sebuah Blog Berhasil/Sukses Atau Tidak Itu Seperti Apa?”

  1. Ternyata blognya pak anton banyak juga ya. Salut deh bisa ngurus blog sebanyak ituπŸ‘
    Saya masih cari-cari makna sukses buat saya apa, karena kayaknya belum tahu. Apa saya berharap penghasilan dari blog juga? Sudah pasti iya😁
    Apa saya cuma mau mengeluarkan uneg-uneg aja, sebagian iya.
    Apa saya mau berbagi ilmu, niat awalnya sih dulu gituπŸ€”
    Akan saya pikirkan lagi.

    Reply
    • Jangan salut Tria.. Lha ya wong saya sendiri sedang merasa keteteran/kewalahan ngurus hasil keserakahan saya…

      Hahahaha.. memang susah kan menemukan target dan tujuannya kan? Gimana kalau Tria coba rumuskan sukses versimu dulu.. hahahaha…

      Reply
  2. Menurut saya, blog saya sudah sukses meraih goal yang saya punya mas πŸ˜‚ soalnya, dari awal buat blog, goal saya tuh biar circle saya (si kesayangan, keluarga, sohibal-sohibul, partners, etc) pada mau baca karena mereka bukan tipe yang suka baca. Bahkan cari info dan review produk saja pasti awalnya lewat Youtube bukan lewat blog, hahahaha πŸ™ˆ

    Jadi dari pertama post blog, misi saya adalah membuat circle saya termasuk si kesayangan mau membaca tulisan. Yang mana saya akui itu susah ~ saya harus berpikir bagaimana saya bercerita agar menjadi menarik untuk mereka πŸ˜† that’s why post saya jarang yang panjang, saya coba considerate sama mereka yang memang belum biasa baca tulisan panjang. Lambat laun, pelan-pelan mereka jadi punya attachment sama blog saya, si kesayangan pun jadi lebih rajin bacanya even mau bantu urus bagian bahasa Korea (means dia harus baca semua post yang saya tulis dalam bahasa Inggris untuk paham alur cerita dan check bahasa Koreanya) dan sohib saya, keluarga even mba-mba saya jadi suka baca tulisan saya dan mulai tertarik baca komentar yang ada πŸ˜‚

    Saya buat Paid Guest Post juga tujuannya agar circle saya punya sudut pandang baru dari orang lain selain saya ~ dan yang terakhir waktu rekrut Lia itu tujuannya biar beberapa dari mereka mau baca buku yang akhirnya sukses karena mereka penasaran sama buku yang Lia rekomendasikan ~ kalau mereka ada yang silent komen (minta nggak publish atau lewat chat) mau baca buku A, B atau C, dengan senang hati saya kirimkan 😁

    Saya justru nggak mau jadi terkenal. Begini saja sudah cukup menyenangkan. Knowing that orang-orang di sekitar saya mulai interest baca. It means a lot buat saya meski yang dibaca masih nggak jauh dari tulisan saya atau buku yang saya rekomendasikan πŸ˜‚ dan ditambah dengan teman-teman bloggers yang sering hilir mudik di blog saya sudah membuat saya bahagia 😍 jadi kalau ditanya blog saya sudah berhasil atau belum berdasarkan goal dan target, jawabannya sudah. Sekarang tinggal keep on track ~ hehehe.

    Thank you for the good insight, mas πŸ™ˆ

    Reply
    • Hahaha… berarti sukses besar ya Mbak Eno.

      Selamat selamat selamat kalau sudah mencapai targetnya.

      Saya cuma bisa bilang begitu karena bagaimanapun, itu adalah sebuah kesuksesan besar yang harus dirayakan..

      Reply
  3. Hiks, ngomongin target, saya mau curhat di sini aja. Ceritanya bulan kemarin saya punya target satu artikel setiap hati di bulan Agustus. Kenyataannya, di pekan terakhir saya ngga update artikel 😫😫

    Setelah kejadian tersebut, saya jadi enggan untuk bikin target selanjutnya. Mungkin slow memang menjadi jalan blogger saya. Untuk saat ini nikmati saya kegiatan blogging sebagai pengisi waktu luang.

    Reply
    • Hahahaha..pantes.. beberapa kali kesana, biasanya ada yang baru, eh kok tumben nggak ada..

      Bikin lagi atuh, seru kan kalau punya target… biar iseng saja..siapa tahu kita terpacu, kalau tidak ya kan tidak ada resiko.. πŸ˜€

      Reply
  4. Kalau ngomongin target, aku sendiri belum punya target dalam ngeblog hanya saja ingin supaya bisa terus menulis sampai waktu yang sangat lama, sampai nggak bisa nulis lagi *lah, ini kan target dong* #plakk

    Tapi, kalau soal tujuan membangun blog sudah terpenuhi atau belum? Sudah. Karena pada awalnya aku ingin menjadikan blog sebagai tempat berbagi hal-hal yang aku sukai dan berharap bisa bermanfaat bagi orang lain. Dan itu, sepertinya, sudah tercapai? *nggak yakin*

    Reply
  5. Niat awal buat blog life essentially buat catatan resume training yang bisa dibaca teman2 seper-elmuan di real life. Respon mereka bagus. Lalu keterusan…ya sudahlah. Bagus juga jadi sudah punya rumah di dunia maya.

    Reply
  6. ukuran kesuksesan ngeblog sesuai patokan saya sekarang sesuai tagline blog saya, bagi orang lain engga penting bagi saya penting
    jadi, kalau saya bisa menulis dengan detail dan lengkap apa yang bagi banyak orang kelihatan engga penting tapi sebenanrnya penting rasanya puas sekali
    terlepas masuk mesin pencarian atau engga atau menghasilkan tidak rasanya puas aja blog saya ada isi cerita yang berbeda

    kalau saya sih gitu pak

    Reply
  7. Aku lgs mikir, apa sbnrnya targetku dalam membuat blog :D. Kalo dari sisi postingan, aku EMG ga ngoyo dari dulu, cukup 2 Minggu sekali. dulu sih Krn aku msh ngantor ya mas, jd waktu tersita untuk urusan kantor pastinya. Skr memang aku udh resign, tp kerjaan ga resmi dari papa untuk bantu audit keuangan bakerynya bikin waktu tersita juga :D.

    Jadi aku tetep ga mengubah waktu postingan blog, biar aja 2 Minggu sekali. Dengan begitu aku punya waktu juga utk BW ke temen2.

    Tapi target utama dari blog sbnrnya kan utk bikin aku ga stress, Krn menulis buatku hiburan :). Juga bisa kenal dengan banyaaaak blogger lain. So buat target ini, aku rasa cukup sukses Krn semuanya tercapai :D.

    Sama kayak mba Eno, blog bukan wadahku cari duit. Jd masalah target income bukan di sini tempatnya. Cukuplah aku banyak dapet temen, itu udah bikin happy banget πŸ˜€

    Reply
    • Nah, berarti target sudah tercapai kan? Berhasil. Blog menunaikan tugasnya dengan baik kan?

      Kupikir begitulah cara mengukur kesuksesan sebuah blog dan bukan sekedar hanya diukur dengan uang dan materi saja..

      Enjoy your blogging journey Fan..Kamu sudah sukses

      Reply
  8. Nah iyaaa bener. Ukuran sukses itu nggak melulu soal pencapaian materi. Sekarang ini kalau boleh bilang tujuan aku ngeblog udah cukup tercapai, Mas Anton. Makin ke sini blogging makin hepi, nggak terbebani, kenal banyak teman juga iya, pokoknya udah sepaket sih semuanya πŸ˜‚ Dulu aku juga mikirnya blog yang sukses itu yang punya banyak followers, sponsored job nya rutin tiap bulan dan sebagainya. Tapi balik lagi, tujuan blogging tiap orang beda-beda. Jadi ukuran suksesnya pun beragam πŸ˜€

    Reply

Leave a Comment