10 Tips Untuk Blogger Sibuk – Manfaatkan Waktu Secara Efisien

Selamat Siang Kawan MM!

Mayoritas dari kita masih merupakan part-time blogger. Fokus dan perhatian kita masih lebih banyak dicurahkan untuk menjalankan rutinitas kehidupan utamanya, seperti menari nafkah, mengurus anak, dan sebagainya.

Hambatan utama yang paling sering dihadapi oleh kaum blogger jenis ini adalah masalah waktu. Otomatis waktu yang tersisa tidak akan banyak dan hal itu kerap menyulitkan untuk menjadi blogger yang produktif.

Oleh karena itulah, kaum blogger dari jenis ini harus pandai-pandai menemukan dan kemudian memanfaatkan waktu secara efisien kalau mau berkembang.

Bagaimanapun tanpa menjadi “produktif” menelurkan konten, blog yang ada tidak akan bisa terurus dan tumbuh. Kecuali kalau memang tujuannya hanya untuk sebagai tempat curhat saja.

Ada beberapa tips yang mungkin bisa dilakukan untuk menemukan slot waktu yang bisa dimanfaatkan untuk ngeblog.

1) Skala Prioritas / Rutinitas Sehari-Hari

Hal yang harus pertama kali dilakukan adalah menemukan slot waktu. Sering karena banyak sekali kegiatan yang harus dilakukan, kita tidak sadar bahwa sebenarnya ada waktu tersisa yang bisa dimanfaatkan.

Pergunakan kertas dan ballpoint saja untuk membuat daftar kegiatan rutin dan menjadi prioritas kehidupan kita, contohnya

  • Memasak sarapan
  • Mengantar anak
  • Menemani anak mengikuti pembelajaran
  • Mengurus rumah
  • Memandikan anak
  • Menidurkan anak dan seterusnya

Buat selengkap-lengkapnya dan kalau perlu tambahkan waktu yang biasa terpakai dengan begitu terlihat gambaran lengkap pola kehidupan kita sehari-hari. Bahkan, masukkan informasi kegiatan tambahan untuk hiburan yang biasa dilakukan, seperti bermain gadget, mengunjungi media sosial, atau lainnya.

Dari sana lihat apakah ada slot waktu yang tersedia. Kalau ada dan berapa lama? Juga akan terlihat mana rutinitas yang harus dilakukan dan mana yang sebenarnya tidak perlu.

2) Skala Prioritas Blogging

Rutinitas kegiatan blogging setiap orang berbeda, begitu juga kebutuhannya.

Buat juga daftar yang sama, misalkan

  • Membuat konten
  • Melakukan promosi
  • Mencari pembaca
  • Melakukan negosiasi (untuk mendapatkan job)
  • Melakukan sosialisasi (blogwalking)
  • Menyebarkan link konten baru ke media sosial
  • Membuat media kit
  • Mengecek statistik di Google Analytics atau Google Search Console
  • Menjawab komentar
  • Mengatur desain atau layout tampilan

Tentukan mana yang menjadi prioritas utama kehidupan blogging kita. Setiap blogger akan berbeda kebutuhannya. Cantumkan juga rata-rata lama waktu yang dibutuhkan agar bisa disesuaikan dengan waktu yang tersedia.

Prioritas kan dulu yang utama, seperti

  • Membuat konten
  • Melakukan promosi untuk menarik pembaca
  • Menjawab komentar

Saya sendiri saat ini memprioritaskan pada membuat konten dan bersosialisasi saja. Hanya dua prioritas utama saja supaya lebih sederhana dan mudah.

Jadi, berdasarkan itulah saya membagi waktu yang tersedia.

3) Buat jadwal

Setelah mengetahui slot waktu yang tersedia dan apa yang harus diprioritaskan untuk dikerjakan, buatlah jadwal.

Misalkan, ada satu slot waktu rutin yang tersedia saat para bocah tidur selama satu jam, jadwalkan waktu itu untuk “mengurus” blog. Bentuknya bisa apa saja, yang penting kegiatan untuk blog, seperti misalkan menulis draft atau kerangka.

Bangun rutinitas disana.

4) Pakai Sistem Batch

Punya waktu kosong 2 jam di malam hari, tetapi pekerjaan sebagai blogger menumpuk. Harus menulis konten, ingin melakukan blogwalking, perlu promosi, dan seterusnya menanti untuk dilakukan.

Pilih salah satu saja, misalkan membuat konten.

Selama dua jam itu manfaatkan waktu untuk berkonten ria. Kalau misalkan ternyata membuat 1 artikel hanya makan waktu 45 menit, manfaatkan waktu sisa membuat konten tambahan, tetapi jangan langsung diterbitkan.

Simpan untuk periode update berikutnya.

Hal ini membantu sekali menjaga “mood” dan memanfaatkannya sebaik mungkin. Saat mood menulis sedang ada, pergunakan untuk menulis dan jangan diganggu dengan kegiatan lain.

Lakukan promosi atau sharing konten di waktu kosong berikutnya.

5) Ngeblog Dalam Pikiran

Ngeblog itu bukan sekedar duduk di depan laptop dan kemudian mengetik. Banyak kegiatan lain yang diperlukan untuk menunjang, seperti misalkan mencari dan menggali ide.

Dalam keseharian pun, sebenarnya banyak juga waktu yang “terbuang” karena kita “terpaksa” tidak bisa melakukan apa-apa. Contohnya, misalkan menunggu anak di sekolah atau waktu saat berada di angkutan umum saat ke kantor. Biasanya kita hanya bisa diam dan mencari pengisi waktu.

Kita sebenarnya bisa memanfaatkan waktu itu, misalkan untuk membuat draft atau menggali ide, dengan “ngeblog” dalam pikiran saja.

Hal ini saya lakukan setiap hari saat menunggu di stasiun dan di atas kereta dimana saya tidak bisa melakukan apapun. Kepala saya dibiarkan melakukan “pembahasan ide tulisan” dan “membentuk tulisan khayalan” yang kemudian nanti akan diterjemahkan dalam tulisan nyata.

Baca juga : Be Productive : Manfaatkan Waktu Di Pagi Hari Untuk Ngeblog

6) Produksi dan Stok Ide

Tidak ada konten yang bisa dihasilkan kalau tidak ada ide. Juga, meski ada waktu kosong, sulit untuk menulis kalau kita menghabiskan 1/2 waktu tersebut hanya untuk mencari ide dulu.

Siapkan waktu khusus untuk membahas dan membuat stok ide. Mau rutin setiap hari boleh, mau seminggu sekali boleh, tapi sediakan waktu untuk memastikan ketersediaan ide.

Tidak perlu lama sebenarnya karena 30 menit pun kalau mau bisa menghasilkan belasan ide.

Pergunakan alat pencatat agar ide tersebut bisa ditangkap dan tidak melayang kemana-mana.

7) Pecah Tugas

Membuat tulisan sepanjang 300-500 kata sih tidak masalah, tetapi kalau targetnya SEO dan sampai 3000 kata, tentu sulit melakukannya dalam satu waktu.

Pecah proses produksi itu dalam beberapa batch, misalkan 1 jam setiap batchnya. Dengan begitu tidak akan ada rasa terbebani dan juga ada waktu yang tersedia untuk mengerjakan tugas yang lain.

8) Kurangi Kesenangan

Suka atau tidak suka, pepatah “There ain’t such a free lunch” alias “Tidak ada makan siang gratis” itu benar sekali.

Kalau mau sesuatu, ya harus ada pengorbanan.

Nah, salah satu hal paling menyenangkan di zaman sekarang adalah bermedsos ria, mengintip kelakukan para pesohor, atau mengikuti kejulidan netizen itu hiburan.

Sering tidak terasa, meski niatnya mau share konten baru di medsos, kita terjebak malah scroll kesana kemari tidak tentu.

Bukan berarti tidak boleh. Bagaimanapun, manusia terkadang butuh hiburan, tetapi kurangi “kesenangan” tidak produktif seperti itu. Jika biasanya 1 jam dihabiskan melototin Twitter, kurangi sampai 15 menit saja.

Sisa waktunya, silakan digunakan untuk kegiatan ngeblognya.

9) Temukan ritme ngeblog yang cocok

Blog MM mengeluarkan posting 4-5 kali setiap hari. Katanya pengunjungnya bertambah dengan cara itu.

Jadi, harus diikuti?

Ya tidaklah.

Itu cara saya. Belum tentu cara Kawan MM.

Anda harus menemukan ritme ngeblog yang cocok buat diri sendiri dan bukan mengikuti cara orang lain. Misalkan lebih suka mengupdate blog setiap 3 hari dan Kawan merasa nyaman dengan itu lakukan.

Jangan terlalu terpaku pada apa yang dikatakan dan disarankan orang lain. Andalah yang harus menentukan jalan sendiri.

Hanya, ya jangan sampai 3 bulan sekali baru mengeluarkan tulisan baru. Yang ada blognya keburu berlumut sebelum berkembang.

Tapi, berdasarkan penelitian dari Marketing Insider Group mengeluarkan posting 2-4 kali seminggu memberikan hasil tertinggi. Mereka juga mengatakan bahwa semakin banyak posting semakin baik bagi sebuah blog.

10) Jangan Lupa Me Time

Loh? Iya. Masukan juga dalam jadwal kita waktu untuk “me time” alias waktu untuk diri sendiri.

Seberapapun semangatnya kita untuk ngeblog dan berproduktif ria, tidak menyediakan waktu ini adalah sebuah kesalahan. Bagaimanapun kita tetap manusia kan? Masih butuh istirahat dan hiburan.

Sediakan waktu untuk melepaskan diri dari tekanan kehidupan di dunia nyata dan dunia maya. Caranya mudah dan menyenangkan kok, luangkan waktu untuk keluarga, berolahraga, atau apapun yang memberi kebahagiaan bagi kita.

Percaya atau tidak, biasanya setelah melewati waktu “me time” ini, kita menjadi lebih produktif. Pikiran kita biasanya sudah direfresh kembali.

—–

Nah, sekarang bagaimana dengan Kawan MM. Bagaimana cara Anda mengatur waktu dan memanfaatkan waktu yang tersedia? Bisa sharing?

Yuk Berbagi....

6 thoughts on “10 Tips Untuk Blogger Sibuk – Manfaatkan Waktu Secara Efisien”

  1. Pertama kali main ke blognya Mas Anton dan baca tulisan ini tuh informatif banget! Aku sendiri bisa menghasilkan satu tulisan dalam seminggu udah merasa hebat hahaha..

    Tips yang Mas Anton tulis ada beberapa yang udah aku jalanin selama ini, kayak nulis satu-dua konten dalam sekali waktu. Kadang dua-duanya ga langsung beres tapi seenggaknya udah dimulai jadi nanti bisa dilanjutin buat tabungan konten hehe.

    Dan ngeblog dalam pikiran itu juga kadang terlintas sih.. Misal lagi di kantor atau di jalan tiba-tiba kepikiran tentang satu tema, biasanya aku suka catat di note hape biar ga lupa sih.

    Aku pernah ninggalin blog selama 3 bulanan hahaha dan sekarang lagi memperbaiki dengan rajin blogwalking juga 😀

    Reply
    • Welcome di blog MM Eya (atau mau dipanggil apa nih.. soalnya kan banyak panggilannya)

      Hahaha.. pelan-pelan Eya. Nikmati saja perjalanan ngeblognya, nanti suatu waktu kecintaan itu akan datang dan mungkin saat itu Eya akan bisa lari cepet..

      Iya nggak sih.. hahaha Asal jangan ditinggalin tiga bulan atuh.. sempet sempetin dikit lah.. kasian pembaca yang nungguin..:-D

      Reply
  2. sejak PJJ berlangsung pertengahan Juli, saya mulai terengah-engah ngeblog
    cuma punya waktu kurang sejam buat ngeblog
    mau maksa mata udah capek ngezoom sama anak anak pak hehe

    jadi ya mau engga mau cuma bisa nulis 45 menit sisanya cari ide
    paling-paling memaksimalkan hari sabtu atau minggu
    itupun juga kepotong me time hehe

    Reply
    • Pasti mas.. repotnya kebayang dalam situasi seperti sekarang.

      Yang penting kan masih bisa memanfaatkan waktu tersisa buat ngeblog. Fleksibel saja sebenarnya karena tetap saja keluarga dan pekerjaan kita adalah yang utama..

      Me time itu penting loh.. hahahah.. saya juga begitu kalau sabtu dan minggu.. Ternak teri..

      Reply
  3. Khusus untuk mengeurangi kesenangan, biasanya paling susah saat saya terjebak novel dan drama. Biasanya saya ngga bisa mikir yang lain kalo tontonan atau bacaan tersebut belum kelar.

    Kebetulan sekarang saya sedang tidak menikmati novel dan drama. Bisa posting artikel di blog. Kalo tiba-tiba vakum, mungkin terjebak di sana lagi.

    Reply
    • Betul banget Nisa.. kalau urusan yang enak-enak ya susah. Nonton drama dan baca novel itu menyenangkan, jadi kalau disuruh diubah, ya susah juga.

      Kayaknya Nisa udah nggak terjebak disana deh. Buktinya Maringenet isinya tambah banyak dan bahkan ada cerita panjang lagi

      Reply

Leave a Comment